TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Pemkot Yogyakarta Dorong Jogja 10K Jadi Ikon Sport Tourism Berbasis Budaya

Pemkot Yogyakarta Dorong Jogja 10K Jadi Ikon Sport Tourism Berbasis Budaya


Jogjaterkini.id – Pemerintah Kota Yogyakarta menunjukkan komitmen serius dalam mengembangkan ajang olahraga berbasis pariwisata melalui dukungan terhadap pelaksanaan Jogja 10K. Dukungan tersebut ditandai dengan kehadiran Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, yang secara langsung melepas peserta fun run Road to Jogja 10K di kawasan Jalan Malioboro, Minggu (25/1/2026).

Ajang Road to Jogja 10K menjadi bagian awal dari rangkaian kegiatan menuju pelaksanaan Jogja 10K yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026. Event ini diproyeksikan tidak hanya sebagai kompetisi lari, tetapi juga sebagai wadah promosi wisata dan budaya Kota Yogyakarta melalui konsep sport tourism.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Jogja 10K memiliki nilai strategis karena mampu menggabungkan aspek kesehatan masyarakat dengan penguatan sektor pariwisata dan budaya.

“Pemerintah Kota Yogya sangat mendukung sekali bahwa ini akan menjadi satu event yang kita tunggu-tunggu, menjadi event yang cukup besar ke depannya. Jadi pemerintah kota sangat mendukung agar menjadi wisata warga dan untuk kesehatan kita,” kata Wawan ditemui usai melepas Fun Run Road to 10K.

Ia menilai antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak pelaksanaan Road to Jogja 10K yang diikuti berbagai komunitas lari. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa Jogja 10K berpotensi dikembangkan sebagai agenda tahunan sekaligus destinasi wisata sehat di Kota Gudeg. Wawan berharap event utama nanti mampu menarik ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga berdampak langsung pada sektor perhotelan, kuliner, dan ekonomi kreatif lokal.

“Launching-nya saja sudah kayak mau lari (event utama). Jadi kita harapkan nanti 3 Mei kita berbondong-bondong untuk bisa ikut dan meramaikan acara Jogja 10K,” tambahnya.

Sementara itu, Project Director Jogja 10K, Sentanu Wahyudi, menjelaskan bahwa Road to Jogja 10K merupakan ajang pemanasan sekaligus peluncuran resmi event Jogja 10K. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 50 kota di Indonesia dan melibatkan berbagai komunitas lari sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan promosi.

Menurut Sentanu, Jogja 10K dirancang sebagai ajang sport tourism yang mengedepankan kekuatan budaya dan pariwisata Yogyakarta. Konsep tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi peserta, tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga edukasi wisata.

“Jadi bukan hanya event lari. Tetapi event lari yang menggabungkan budaya dan pariwisata. Makanya kita mengajak seluruh pelaku pariwisata Yogyakarta untuk sama-sama meramaikan. Nantinya ada kategori 3K, itu untuk heritage walk di mana kita bisa memberikan edukasi tentang budaya dan wisata Kota Yogyakarta,” terang Sentanu ditemui di sela Road to Jogja 10K.

Ia menambahkan, kategori 3K Heritage Walk akan membawa peserta menyusuri sejumlah destinasi budaya, termasuk museum dan kawasan Keraton Yogyakarta. Sementara itu, kategori utama 10K dirancang melewati jalur-jalur heritage seperti Malioboro, kawasan Keraton, hingga area benteng Keraton Yogyakarta.

Dengan variasi kategori dan rute yang sarat nilai historis, pihak penyelenggara optimistis Jogja 10K dapat menarik hingga 15.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Harapan tersebut sekaligus menegaskan posisi Jogja 10K sebagai ajang olahraga yang berkontribusi terhadap penguatan citra Yogyakarta sebagai kota budaya dan destinasi wisata unggulan nasional.

Sumber : warta.jogjakota.go.id/

Ketik kata kunci lalu Enter

close