![]() |
| Gambar Ilustasi : Freepik |
Jogjterkini.id – Kepolisian Resor Bantul berhasil mengungkap kasus perkelahian maut yang menewaskan seorang mahasiswa asal Papua di wilayah Kasihan, Bantul. Terduga pelaku yang juga berstatus mahasiswa kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat. Pelaku berhasil diringkus di wilayah Banguntapan, Kabupaten Bantul.
“Tim Opsnal Jatanras Polres Bantul berhasil mengamankan terduga pelaku di Banguntapan,” kata Rita saat dihubungi wartawan, Minggu (18/1/2026).
Menurut Rita, terduga pelaku berinisial AA (22), mahasiswa asal Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (17/1/2026) setelah polisi memperoleh petunjuk kuat terkait keberadaan pelaku.
Penelusuran aparat bermula dari laporan kejadian perkelahian yang berujung pada tewasnya korban berinisial AG (20). Dari hasil pengembangan di lapangan, polisi mengidentifikasi pelaku dan bergerak cepat untuk melakukan penangkapan.
“Setelah dilakukan penangkapan terhadap orang yang kuat diduga sebagai pelaku tindak pidana tersebut selanjutnya dilakukan interogasi awal dan terduga pelaku pun mengakuinya,” ujarnya.
Hingga kini, penyidik masih mendalami perkara tersebut, termasuk motif pasti yang melatarbelakangi peristiwa berdarah tersebut. Polisi juga masih melengkapi alat bukti serta keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.
Sebelumnya, peristiwa penusukan ini terjadi di wilayah Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, pada Sabtu (17/1/2026) pagi. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban dan pelaku diketahui sempat terlibat duel sebelum penusukan terjadi.
Iptu Rita Hidayanto menjelaskan bahwa korban dan pelaku awalnya berboncengan sepeda motor melintasi gang Puntodewo sekitar pukul 08.00 WIB.
“Jadi ada dua orang Papua dalam keadaan mabuk berboncengan menggunakan motor, keduanya melaju dari arah selatan ke utara,” kata Rita kepada wartawan, Sabtu (17/1).
Sesampainya di dekat sebuah warung, kendaraan yang mereka tumpangi menabrak pohon tanjung berukuran kecil. Insiden tersebut berlanjut menjadi perkelahian fisik di lokasi kejadian.
“Setelah menabrak pohon keduanya jatuh dan berkelahi, kemudian korban dipukuli oleh pelaku sampai ditusuk dengan sajam,” ujarnya.
Usai melakukan penusukan, pelaku sempat membuat warga sekitar panik karena mengacungkan senjata tajam.
“Pelaku sempat mengamuk ke arah warga dengan mengacungkan sajam (senjata tajam),” terang Rita.
Tak lama setelah kejadian, pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi, sementara korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
“Kemudian pelaku meninggalkan TKP ke arah utara, saat itu korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ucapnya.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera melapor ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Kasihan bersama tim Inafis Satreskrim Polres Bantul dan tenaga medis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka tusuk serius di bagian dada kiri.
“Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka tusukan pada dada kiri dengan ukuran 2x1 sentimeter. Selain itu ada luka di pelipis kiri yang diduga akibat terjatuh,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto.
Kasus ini kini ditangani oleh Satreskrim Polres Bantul untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Sumber : Detik Jogja

