TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Truk Muatan Kayu Mundur di Tanjakan Kaliurang, Mobil di Belakang Rusak Parah


Truk Muatan Kayu Mundur di Tanjakan Kaliurang, Mobil di Belakang Rusak Parah
Sumber Gambar : Harian Jogja


Jogjaterkini.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur tanjakan Kaliurang, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah truk bermuatan kayu untuk bahan baku arang dilaporkan melaju mundur dan menabrak mobil yang berada tepat di belakangnya. Insiden ini mengakibatkan satu orang mengalami luka ringan.

Peristiwa tersebut melibatkan truk bernomor polisi AB 8286 VB yang dikemudikan Novyan Heri Setyawan (29), warga Giricahyo, Purwosari, Gunungkidul. Truk tersebut diketahui melaju dari arah Imogiri menuju Dlingo sebelum akhirnya mengalami kendala saat melintasi tanjakan.

Kapolsek Dlingo, Iptu Yuwono, menjelaskan bahwa kendaraan berat tersebut kehilangan tenaga ketika berada di tanjakan. Kondisi itu menyebabkan truk tidak mampu melanjutkan perjalanan dan justru bergerak mundur secara tidak terkendali.

“Di belakang truk ada sebuah mobil dengan jarak sekitar 20 meter. Karena truk mundur, bagian depan mobil tersebut tertabrak,” kata Yuwono.

Mobil yang tertabrak diketahui bernomor polisi AB 1596 LS dan dikemudikan Heru Setiawan (44), warga Candirejo, Semanu, Gunungkidul. Akibat benturan keras, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, pengemudi mobil dipastikan selamat dan tidak mengalami luka.

Menurut Yuwono, keberadaan mobil di belakang truk justru menjadi faktor yang mencegah potensi kecelakaan yang lebih fatal. “Kalau tidak ada mobil di belakangnya, truk muatan kayu itu berpotensi masuk jurang,” ujarnya.

Sementara itu, sopir truk dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Dlingo. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan diduga dipicu oleh gangguan teknis pada kendaraan truk, khususnya pada sistem persneling. “Truk sudah berada di tanjakan, tetapi giginya bermasalah sehingga tidak bisa dipindah dan akhirnya kendaraan mundur,” jelas Yuwono.

Petugas kepolisian bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi terhadap kedua kendaraan yang terlibat. Truk dan mobil kemudian diamankan ke Polsek Dlingo untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di jalur Imogiri–Dlingo kembali normal dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.

Sumber : Harian Jogja

Ketik kata kunci lalu Enter

close