TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

5 Ayam Goreng Kampung Legendaris di Jogja yang Tetap Bertahan Puluhan Tahun

 

5 Ayam Goreng Kampung Legendaris di Jogja yang Tetap Bertahan Puluhan Tahun
Sumber Ganbar : Jelajah Bantul


Jogjaterkini.id - Yogyakarta bukan hanya identik dengan gudeg atau sate klatak. Di balik popularitas dua menu tersebut, ada satu sajian yang diam-diam menjadi primadona lintas generasi, yakni ayam goreng kampung. Berbeda dengan ayam goreng modern yang serba cepat, racikan ayam kampung di Jogja justru mengandalkan kesabaran, resep turun-temurun, serta teknik masak tradisional yang dipertahankan selama puluhan tahun.

Menariknya, sejumlah warung ayam goreng di kota ini sudah berdiri sejak era 1960-an hingga 1980-an dan tetap konsisten menjaga cita rasa. Berikut lima ayam goreng legendaris di Jogja yang patut masuk daftar kuliner Anda.

1. Ayam Goreng Mbah Cemplung

Berdiri sejak 1973 di wilayah Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, warung ini dikenal sebagai salah satu ikon ayam kampung di Jogja. Keistimewaannya terletak pada proses pengolahan yang tidak instan. Ayam kampung direbus dengan bumbu, kemudian didiamkan semalaman agar meresap sempurna, sebelum akhirnya direbus kembali hingga empuk.

Teknik tersebut menghasilkan tekstur daging yang lembut dengan aroma bumbu yang kuat. Potongan ayamnya pun relatif besar. Untuk pelengkap, tersedia dua pilihan sambal, yakni sambal matang dan sambal mentah yang sama-sama memiliki karakter pedas khas Jawa.

2. Ayam Goreng Mbah Tumbu

Jika berkunjung ke kawasan Semanu, Gunungkidul, Anda bisa menemukan warung yang sudah berdiri sejak 1963 ini. Cita rasa ayam gorengnya dikenal ringan namun tetap gurih alami. Daging ayam kampung digoreng tanpa meninggalkan kesan berminyak berlebih, sehingga teksturnya empuk tanpa lembek.

Keunikan lainnya ada pada sambal yang menghadirkan sensasi pedas segar dengan sedikit sentuhan asam. Selain ayam goreng, tersedia pula menu pendamping seperti tempe garit, tahu bacem, hingga sayur lodeh yang menambah pengalaman makan terasa seperti hidangan rumahan.

3. Ayam Goreng Tojoyo 3

Beroperasi sejak 1983 di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, tempat ini kerap menjadi pilihan mahasiswa dan wisatawan. Porsinya dikenal cukup besar dengan harga yang masih bersahabat.

Ayam kampung gorengnya memiliki kulit yang renyah di luar namun tetap lembap di bagian dalam. Karakter rasanya cenderung gurih, tidak dominan manis. Selain menu ayam, bebek goreng juga menjadi salah satu favorit pelanggan tetapnya.

4. Ayam Goreng Bu Tini

Warung yang sudah berdiri sejak 1967 ini berada di pusat kota Yogyakarta. Menu andalannya adalah ayam kampung bacem dengan bumbu manis gurih yang meresap hingga ke serat daging.

Setelah melalui proses perendaman bumbu, ayam digoreng hingga berwarna cokelat keemasan dengan aroma rempah yang khas. Sambal bawang pedas menjadi pelengkap utama, biasanya disajikan bersama nasi hangat dan lalapan segar.

5. Ayam Goreng Mbok Sabar

Sejak 1966, warung sederhana ini terus mempertahankan resep tradisionalnya. Menu unggulannya meliputi ayam kampung bacem dan ayam kremes.

Rasa bacemnya manis gurih dengan bumbu yang meresap hingga ke tulang, sementara kremesnya renyah dan harum. Banyak pelanggan menyebut cita rasanya menghadirkan nuansa klasik yang sulit ditemukan pada ayam goreng masa kini.

Mengapa Ayam Goreng Kampung Jogja Tetap Dicari?

Ada beberapa alasan mengapa ayam goreng kampung di Jogja tetap bertahan di tengah gempuran kuliner modern:

  1. Bahan baku ayam kampung asli yang memiliki tekstur lebih padat dan cita rasa lebih kuat.

  2. Teknik masak tradisional seperti perebusan berulang dan perendaman lama agar bumbu meresap maksimal.

  3. Resep turun-temurun yang tidak banyak mengalami modifikasi sejak awal berdiri.

  4. Karakter rasa khas Jawa yang memadukan gurih, manis, dan pedas secara seimbang.

Bagi wisatawan, mencicipi ayam goreng kampung legendaris bukan sekadar makan, tetapi juga menyelami sejarah kuliner yang sudah bertahan lebih dari setengah abad.

Jika Anda berencana berkunjung ke Yogyakarta, lima tempat tersebut bisa menjadi referensi kuliner untuk menikmati ayam goreng dengan cita rasa autentik yang tetap konsisten dari generasi ke generasi.

Ketik kata kunci lalu Enter

close