TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Teridentifikasi, Polisi Fokus Telusuri Kronologi Kematian

Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Teridentifikasi, Polisi Fokus Telusuri Kronologi Kematian
Sumber Gambar : Harian Jogja

 



Jogjaterkini.id - Warga Perumahan Nogotirto, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sempat dikejutkan dengan temuan kerangka manusia di sebuah rumah kosong. Peristiwa tersebut kini memasuki babak baru setelah kepolisian memastikan identitas kerangka yang ditemukan merupakan mantan suami pemilik rumah.

Kerangka manusia itu pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah berinisial SRS (60) bersama anaknya, FS (21), saat keduanya mendatangi rumah yang telah lama tidak dihuni untuk dibersihkan. Rumah tersebut diketahui dalam kondisi berdebu dan tampak tidak terurus.

Saat naik ke lantai dua, SRS mendapati adanya kerangka manusia di dalam rumah. Temuan itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Penemuan kerangka manusia di wilayah Gamping dilaporkan ke kami pada Selasa (3/2) pukul 15.30 WIB," kata Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).

Sebelum menemukan kerangka tersebut, pemilik rumah dan anaknya sempat menaruh kecurigaan setelah melihat sebuah sepeda motor dan helm berada di dalam rumah dalam kondisi tertutup debu. Kecurigaan itu mendorong mereka menghubungi ketua RT serta warga sekitar untuk bersama-sama memeriksa kondisi rumah.

"Saat dilakukan pengecekan di lantai atas rumah, para saksi menemukan kerangka manusia di depan pintu kamar tidur," ujar Salamun.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Gamping. Petugas yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi kerangka manusia ke RS Bhayangkara Polda DIY guna pemeriksaan lanjutan.

Proses identifikasi dilakukan melalui pendekatan forensik, termasuk pemeriksaan odontologi dan pengumpulan data pendukung lainnya.

"Saat ini identitas korban masih dalam proses identifikasi forensik oleh pihak RS Bhayangkara melalui pemeriksaan odontologi forensik dan DNA," jelas Salamun.

Hasil pemeriksaan mendalam akhirnya mengungkap identitas kerangka tersebut. Kepolisian memastikan korban berinisial HS, yang merupakan mantan suami dari SRS sekaligus ayah kandung FS.

"Untuk korban atas nama inisial HS," kata Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/2/2026).

Ia menambahkan, kepastian identitas korban diperoleh setelah tim forensik RS Bhayangkara Polda DIY mencocokkan data gigi dan informasi pendukung lainnya.

"Korban merupakan mantan suami dari saksi SRS (60) dan ayah kandung dari saksi FS (21)," ujarnya.

Meski identitas korban telah diketahui, penyebab pasti kematian masih menjadi fokus penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi kekerasan pada tulang belulang korban.

"Polresta Sleman masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan identitas dan penyebab kematian korban," pungkasnya.

"(Penyebab kematian) Masih didalami," ujar Salamun.

Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk merangkai kronologi lengkap peristiwa tersebut, termasuk waktu kematian dan alasan korban berada di rumah yang telah lama kosong itu.

Ketik kata kunci lalu Enter

close