![]() |
| Sumber Gambar : Pikiran Rakyat |
Jogjaterkini.id - Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata budaya, tetapi juga sebagai surga kuliner tradisional. Di tengah maraknya kafe modern, kehadiran tempat makan bernuansa klasik tetap menjadi magnet tersendiri. Salah satunya adalah Pawon Mbah Gito yang menawarkan pengalaman bersantap dengan atmosfer rumah Jawa tempo dulu.
Bukan sekadar tempat makan, Pawon Mbah Gito menghadirkan konsep dapur tradisional dengan interior kayu, ornamen ukiran, dan tata ruang khas pedesaan. Pengunjung tidak hanya datang untuk mengisi perut, tetapi juga menikmati suasana yang membawa nostalgia.
Konsep Prasmanan dengan Cita Rasa Otentik
Berbeda dari restoran pada umumnya, Pawon Mbah Gito mengusung konsep prasmanan. Pengunjung bebas memilih lauk dan sayur sesuai selera. Menu yang tersaji didominasi masakan khas Jawa rumahan yang akrab di lidah masyarakat.
Beberapa pilihan menu sederhana seperti sayur lodeh, tempe bacem, terong, ayam goreng, hingga sate merah tersedia setiap hari. Harga makanan prasmanan dibanderol mulai dari Rp13.000, tergantung pilihan lauk.
Konsep ini membuat pengalaman makan terasa lebih fleksibel, baik untuk santap santai bersama keluarga maupun rombongan.
Lokasi dan Jam Operasional
Pawon Mbah Gito berlokasi di Jalan Watugilang, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya tidak terlalu jauh dari pusat Kota Jogja dan mudah dijangkau kendaraan pribadi maupun transportasi daring.
Restoran ini buka setiap hari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, sehingga dapat menjadi pilihan makan siang maupun makan malam.
Lebih dari Sekadar Tempat Makan
Di tengah banyaknya pilihan kuliner di Yogyakarta, Pawon Mbah Gito menawarkan pengalaman berbeda. Pengunjung tidak hanya menikmati sajian khas Jawa, tetapi juga suasana rumah tradisional yang kental dengan nuansa budaya.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi makan ala dapur Jawa dengan pilihan menu lengkap dan harga yang masih terjangkau, Pawon Mbah Gito layak masuk daftar kunjungan saat berada di Jogja.

