![]() |
| Sumber Gambar : Berita Riau |
Jogjaterkini.id - Mentalitas juara kembali diperlihatkan Real Madrid saat menaklukkan Benfica 2-1 pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memastikan Los Blancos melaju ke babak 16 besar dengan keunggulan agregat 3-1.
Bermain dengan bekal kemenangan 1-0 pada pertemuan pertama, Madrid sejatinya sempat berada dalam tekanan. Benfica mampu mengejutkan publik tuan rumah lewat gol cepat Rafa Silva pada menit ke-15 yang membuat agregat kembali imbang.
Gol tersebut lahir dari situasi yang nyaris tak terduga. Sepakan Vangelis Pavlidis dari sisi kanan sempat ditepis Thibaut Courtois dengan penyelamatan refleks menggunakan kaki. Namun, bola liar jatuh tepat di jalur Rafa Silva yang tanpa ragu menuntaskannya menjadi gol.
Respons Instan Tuan Rumah
Keunggulan Benfica tak bertahan lama. Hanya berselang satu menit, Madrid langsung menunjukkan karakter mereka. Federico Valverde mengirim umpan tarik dari sisi kanan yang disambut Aurelien Tchouameni dengan sepakan terukur dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok gawang Anatoliy Trubin dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol cepat balasan tersebut menjadi titik balik permainan. Madrid tampil lebih agresif dalam menguasai lini tengah melalui kombinasi Tchouameni dan Eduardo Camavinga, sementara Vinicius Junior terus mengancam lewat akselerasi di sisi kiri.
Pada menit ke-33, publik Bernabeu sempat bersorak ketika Arda Guler mencetak gol dari jarak dekat. Namun, setelah tinjauan VAR, gol dianulir karena Gonzalo Garcia lebih dulu berada dalam posisi offside dalam proses serangan.
Menjelang turun minum, Courtois kembali menjadi penyelamat setelah menepis sepakan keras Richard Rios dari dalam kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Celah yang Berujung Petaka
Memasuki babak kedua, Benfica tampil lebih terbuka demi mengejar kemenangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan, termasuk percobaan Pavlidis dari luar kotak penalti yang masih melebar tipis.
Namun, keberanian menyerang itu menyisakan ruang di lini belakang. Madrid yang dikenal efektif dalam transisi cepat tak menyia-nyiakan peluang tersebut.
Petaka bagi Benfica datang pada menit ke-80. Vinicius Junior lolos dari pengawalan dan menerima bola di ruang terbuka. Dengan ketenangan khasnya, pemain asal Brasil itu melepaskan sepakan mendatar yang tak mampu diantisipasi Trubin. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan 2-1 untuk Madrid.
Mentalitas dan Efektivitas Jadi Pembeda
Secara statistik, Benfica mampu memberi perlawanan sengit. Namun, efektivitas dan pengalaman Madrid di panggung Eropa kembali menjadi faktor kunci. Setiap kesalahan kecil dari lawan langsung dihukum dengan gol.
Kemenangan ini memperpanjang tradisi kuat Real Madrid di fase gugur Liga Champions, sekaligus menegaskan ambisi mereka untuk kembali berbicara banyak di kompetisi elite Eropa musim ini.
Susunan Pemain
Real Madrid: Courtois; Trent, Asencio, Rudiger, Carreras; Valverde, Tchouameni, Camavinga; Garcia, Vinicius Jr.
Benfica: Trubin; Aursnes, Pavlidis, Dedic, Barreiro, Rios, Schjelderup, Dahl, Rafa Silva, Otamendi, Tomas Araujo.

