TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Sofdoh Jogja Hadirkan Roti Sourdough Kekinian untuk Oleh-oleh Moder

Sofdoh Jogja Hadirkan Roti Sourdough Kekinian untuk Oleh-oleh Moder



Jogjaterkini.id - Di tengah dominasi bakpia dan gudeg sebagai buah tangan khas, tren oleh-oleh dari Yogyakarta terus bergerak dinamis. Kini, pilihan tidak lagi terbatas pada produk tradisional. Roti sourdough hadir sebagai alternatif kekinian yang menawarkan pengalaman rasa sekaligus nilai gizi lebih baik.

Salah satu gerai yang ikut meramaikan tren ini adalah Sofdoh. Brand lokal tersebut menghadirkan roti sourdough dengan beragam varian rasa, diproduksi segar setiap pagi, dan dikemas menarik sehingga layak dibawa pulang sebagai buah tangan.

Oleh-oleh Modern dengan Sentuhan Fermentasi Alami

Popularitas sourdough tidak lepas dari proses pembuatannya yang berbeda dari roti biasa. Adonan difermentasi menggunakan starter alami, bukan ragi instan. Di Sofdoh, starter yang digunakan telah dirawat selama sekitar satu tahun dan diberi nama “Cardio”.

Starter ini berperan penting dalam membentuk karakter roti, mulai dari tekstur yang lebih kenyal hingga aroma khas hasil fermentasi. Proses fermentasi alami juga membantu memecah sebagian gluten dalam tepung. Dampaknya, kadar gluten menjadi lebih rendah dan roti terasa lebih ringan saat dikonsumsi.

Selain itu, kandungan gula pada roti sourdough relatif lebih rendah. Proses fermentasi memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis. Inilah yang membuat sourdough kerap dipilih sebagai opsi roti yang lebih ramah bagi pencernaan.

Pilihan 11 Varian, dari Manis hingga Gurih

Sofdoh menghadirkan total 11 varian menu. Untuk kategori roti sourdough, tersedia tujuh rasa utama, di antaranya Cranberry Cheese, Choco Cheese, Choco Nuts, Brown Cinnamon, No Filling, Spicy Beef Floss, dan Tuna Gochujang. Harga roti berkisar Rp27.000 hingga Rp29.000 per buah.

Tak hanya roti, tersedia pula sourdough pretzel dalam tiga pilihan rasa, yakni Almond, Cinnamon, dan Parmesan, dengan rentang harga Rp22.000 sampai Rp27.000. Sementara itu, bagi pencinta roti klasik, tersedia baguette polos berbasis adonan sourdough seharga Rp20.000.

Seluruh produk dapat dibeli satuan atau dalam jumlah banyak dengan kemasan kardus khusus, cocok untuk dibawa sebagai oleh-oleh. Dalam suhu ruang, roti mampu bertahan sekitar dua hingga tiga hari. Untuk menghangatkan kembali, cukup dipanaskan sebentar di microwave atau dikukus hingga lembut kembali.

Gerai ini berlokasi di Ruko Seturan Square serta di area samping Gedung Permata, Jalan Sultan Agung, Yogyakarta.

Karakter Rasa: Asam Segar dan Lembut Berongga

Secara ukuran, setiap roti tergolong besar dengan panjang sekitar 18–20 sentimeter dan dipotong menjadi lima bagian agar lebih praktis disantap. Bagian luar roti terasa sedikit renyah, sementara bagian dalamnya lembut, berserat, dan berongga.

Varian Cranberry Cheese menjadi salah satu yang paling diminati. Adonannya mengandung cranberry kering dan wijen hitam, dengan isian cream cheese di bagian tengah. Cita rasa asam khas fermentasi berpadu dengan segarnya cranberry dan gurih lembut cream cheese.

Bagi pencinta cokelat, Choco Cheese dan Choco Nuts bisa menjadi pilihan. Choco Cheese menawarkan kombinasi rasa asam dan manis cokelat pekat dengan sentuhan cream cheese. Sementara Choco Nuts menghadirkan lelehan cokelat di bagian tengah yang terasa lebih dominan, diimbangi aroma wijen hitam yang memberi aksen sedikit pahit.

Untuk selera gurih, Spicy Beef Floss menghadirkan abon sapi pedas sebagai isian. Perpaduan rasa asam dari adonan dengan gurih pedas abon menciptakan sensasi yang unik dan lebih kompleks dibanding varian manis.

Baca Juga : Daftar Menu dan Harga Sofdoh Jogja Terbaru, Lengkap dari Sourdough hingga Pretzel

Alternatif Pretzel Bertekstur Chewy

Selain roti, Cinnamon Pretzel berbasis sourdough juga patut dicoba. Teksturnya cenderung chewy namun tetap lembut, berbeda dari pretzel biasa yang lebih padat. Topping kayu manis hadir dalam bentuk olesan selai dengan aroma khas dan tingkat kemanisan yang tidak berlebihan.

Peluang Baru Oleh-oleh Jogja

Kehadiran roti sourdough di Yogyakarta menunjukkan bahwa pasar oleh-oleh terus berkembang mengikuti gaya hidup masyarakat. Tidak sekadar mengikuti tren, produk seperti ini menawarkan kombinasi antara cita rasa, kualitas bahan, serta nilai kesehatan.

Bagi wisatawan yang ingin membawa pulang sesuatu yang berbeda dari biasanya, sourdough bisa menjadi opsi menarik. Di tengah banyaknya pilihan kuliner Jogja, roti fermentasi alami ini menegaskan bahwa inovasi tetap tumbuh berdampingan dengan tradisi.

Ketik kata kunci lalu Enter

close