![]() |
| Gambar : JogjaKita |
Jogjaterkini.id - Bagi sebagian besar wisatawan, nama Yogyakarta identik dengan Malioboro, Keraton, atau Gunung Merapi. Padahal, kabupaten Bantul yang terletak di sisi selatan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyimpan kekayaan destinasi wisata yang tak kalah memukau. Mulai dari pantai berpasir hitam hingga hutan pinus yang memanjakan mata, dari gua bersejarah hingga bukit dengan panorama awan spektakuler — semuanya tersedia di satu wilayah.
Jika Anda sudah terlalu sering mengunjungi pusat kota Yogyakarta dan ingin merasakan pengalaman wisata yang berbeda, Bantul adalah jawabannya. Berikut ini rangkuman lengkap 30 tempat wisata di Bantul yang layak masuk dalam daftar perjalanan Anda.
Wisata Sejarah dan Religi di Bantul
1. Goa Selarong — Jejak Perjuangan Pangeran Diponegoro
Goa Selarong bukan sekadar gua biasa. Di sinilah Pangeran Diponegoro pernah menjadikan tempat ini sebagai markas pertahanan selama Perang Jawa berlangsung. Itulah mengapa gua ini juga akrab disebut Goa Diponegoro. Nilai sejarah yang tinggi menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang ingin menyelami perjuangan para pahlawan bangsa.
Meski secara visual tidak semewah gua wisata alam pada umumnya, suasana di sekitar lokasi cukup asri dengan udara yang segar. Salah satu hal unik yang bisa Anda temukan di sini adalah para ibu-ibu sepuh yang berjualan buah di anak tangga — sebuah pemandangan sederhana yang terasa hangat dan autentik. Perlu diketahui, Goa Selarong merupakan kawasan sakral sehingga pengunjung dilarang datang dengan niat mencari pesugihan.
Lokasi: Jl. Waktu Gedug, Guwosari, Kec. Pajangan, Kab. Bantul, DIY
2. Makam Raja-Raja Imogiri — Situs Keramat Kerajaan Mataram
Dibangun sejak tahun 1632, Makam Raja-Raja Imogiri merupakan tempat peristirahatan terakhir para raja Kerajaan Mataram beserta keluarga kerajaan. Tempat ini memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi dan menjadi tujuan ziarah bagi ribuan peziarah dari berbagai daerah, termasuk dari kota Solo.
Atmosfer sakral yang menyelimuti kawasan ini membuat setiap kunjungan terasa berbeda dari wisata biasa. Pengunjung dianjurkan mengenakan pakaian sopan sebagai bentuk penghormatan terhadap keluhuran tempat ini.
Lokasi: Karang Kulon, Wukirsari, Kec. Imogiri, Kab. Bantul, DIY
3. Goa Cerme — Gua Bersejarah dengan Kelelawar dan Stalaktit
Nama "Cerme" konon berasal dari kata ceramah, yang dikaitkan dengan kisah Wali Songo yang pernah singgah di gua ini untuk menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Kombinasi antara wisata alam dan wisata religi menjadikan Goa Cerme sebagai destinasi yang unik dan jarang tertandingi.
Di dalam gua, Anda akan disambut pemandangan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan, aliran sungai bawah tanah, serta koloni kelelawar yang bergelantungan di langit-langit gua. Tersedia pula koleksi benda-benda prasejarah yang memperkaya wawasan sejarah pengunjung.
Lokasi: Jl. Srunggo, Srunggo, Selopamioro, Kec. Imogiri, Kab. Bantul, DIY
4. Rumah Budaya Tembi — Menyaksikan Seni Tradisi Jawa
Bagi penikmat seni dan budaya Jawa, Rumah Budaya Tembi adalah destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Museum ini menyimpan berbagai dokumentasi tentang sejarah dan kebudayaan Jawa, mulai dari koleksi artefak hingga pertunjukan seni hidup.
Pada waktu-waktu tertentu, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan tari tradisional, pementasan drama, hingga pameran seni dan budaya. Bangunan joglo yang dikelilingi hamparan sawah hijau menambah kesan kental nuansa Jawa yang autentik dan tak mudah dilupakan.
Lokasi: Jl. Parangtritis, Tembi, Timbulharjo, Kec. Sewon, Kab. Bantul, DIY
5. Taman Tino Sidin — Nostalgia Era Menggambar bersama TVRI
Generasi 1980-an tentu tidak asing dengan sosok Tino Sidin, seniman legendaris yang membawakan acara Gemar Menggambar di TVRI. Taman yang didedikasikan untuk mengenang beliau ini kini menjadi destinasi nostalgia yang menyentuh bagi siapa pun yang pernah menonton tayangan tersebut semasa kecil.
Lokasi: Jl. Tino Sidin No.297, Kdipiro, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kab. Bantul, DIY
Wisata Pantai di Bantul
Bantul memiliki garis pantai yang panjang di sepanjang Samudra Hindia, menghadirkan beragam destinasi pantai dengan karakter masing-masing yang unik dan layak dijelajahi.
6. Pantai Parangtritis — Pantai Ikonik Penuh Kenangan
Pantai Parangtritis sudah lama menjadi simbol pariwisata Yogyakarta. Berjarak sekitar 27 kilometer dari pusat kota, pantai ini menawarkan beragam aktivitas mulai dari berkuda di tepi pantai, naik bendi, bermain layang-layang, hingga surfing bagi yang menyukai tantangan. Sunset di Parangtritis adalah momen yang selalu berhasil memikat kamera. Ombak besar dan pasir hitam vulkaniknya menciptakan suasana dramatis yang sulit ditemukan di pantai lain.
Lokasi: Jl. Desa Parangtritis, Kec. Kretek, Kab. Bantul, DIY
7. Pantai Parangkusumo — Sakralitas di Tepi Samudra
Tidak jauh dari Parangtritis, Pantai Parangkusumo memiliki nilai spiritual yang kuat. Pantai ini menjadi lokasi pelaksanaan ritual Labuhan dan Melasti pada waktu-waktu tertentu. Bagi Anda yang tertarik menyaksikan prosesi budaya tersebut secara langsung, pastikan untuk mengecek jadwal kunjungan yang tepat agar tidak melewatkan momen berharga tersebut.
Lokasi: Jl. Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kec. Kretek, Kab. Bantul, DIY
8. Pantai Depok — Surga Kuliner Seafood Tepi Pantai
Pantai Depok terletak tak jauh dari Parangtritis dan dikenal sebagai surganya kuliner hasil laut. Berbagai hidangan laut segar tersaji di deretan warung makan yang berjajar di sekitar pantai. Tak heran jika tempat ini selalu ramai dikunjungi, terutama oleh wisatawan yang ingin menyantap ikan bakar atau udang segar sambil memandang deburan ombak Samudra Hindia.
Lokasi: Jl. Desa Parangtritis, Kec. Kretek, Kab. Bantul, DIY
9. Pantai Samas — Pantai Eksotis dengan Ombak Besar
Terletak di Kecamatan Sanden, sekitar 35 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, Pantai Samas menawarkan keindahan yang lebih tersembunyi dibanding pantai populer lainnya. Ombaknya yang besar dan angin kencang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan petualang, meski pengunjung tetap disarankan berhati-hati dan tidak berenang terlalu jauh dari tepi pantai.
Lokasi: Jl. Sogo Sanden, Srigading, Kec. Sanden, Kab. Bantul, DIY
10. Pantai Pandansari — Mercusuar di Antara Pohon Cemara
Daya tarik utama Pantai Pandansari adalah keberadaan mercusuar yang berdiri kokoh di antara deretan pohon cemara laut. Untuk mencapai puncak mercusuar, Anda perlu menaiki ratusan anak tangga. Namun, pemandangan panorama laut dan pesisir dari ketinggian akan membayar tuntas rasa lelah tersebut dengan sempurna.
Lokasi: Jl. Wonoroto, Gadingsari, Kec. Sanden, Kab. Bantul, DIY
11. Pantai Baru — Pantai dengan Kincir Angin Energi Terbarukan
Pantai Baru menawarkan pengalaman yang berbeda dari pantai lainnya. Ciri khas tempat ini adalah deretan kincir angin yang difungsikan sebagai pembangkit energi listrik terbarukan. Suasananya lebih tenang dan tidak sepadat pantai-pantai populer, cocok untuk mereka yang ingin menikmati pantai dengan nuansa lebih santai dan tidak tergesa-gesa.
12. Pantai Kuwaru — Teduh Berlindung di Bawah Cemara
Pohon-pohon cemara yang berjajar rapi menjadi identitas Pantai Kuwaru. Keteduhan yang diciptakan oleh pepohonan ini menjadikan pantai tersebut ideal untuk piknik keluarga, terutama bagi yang kurang nyaman dengan paparan sinar matahari langsung di siang hari.
Wisata Alam dan Perbukitan di Bantul
13. Hutan Pinus Mangunan — Ikon Wisata Alam Bantul
Hutan Pinus Mangunan adalah salah satu destinasi paling hits di Bantul. Ribuan pohon pinus yang menjulang tinggi menciptakan koridor alam yang menakjubkan. Di sini Anda bisa trekking, bersantai di hammock, hingga menikmati pertunjukan di aula alam yang dilengkapi panggung dan kursi-kursi kayu di sekelilingnya.
Gardu pandang di kawasan ini menawarkan pemandangan lembah dan barisan perbukitan yang memanjakan mata. Udara sejuk dan segar yang mengisi setiap tarikan napas menjadi bonus yang tidak ternilai harganya bagi siapapun yang berkunjung.
Lokasi: Jl. Sukorame, Mangunan, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
14. Hutan Pinus Pengger — Spot Foto Tangan Raksasa
Berbeda dengan Mangunan, Hutan Pinus Pengger memiliki instalasi seni unik berupa patung tangan raksasa dan rumah Indian dari ranting kayu yang menjadi latar foto favorit pengunjung. Perjalanan menuju lokasi pun menawarkan pemandangan yang tidak kalah indah. Pengunjung disarankan berhati-hati jika berkunjung di malam hari karena medan yang cukup menantang.
Lokasi: Jl. Dlingo-Patuk, Pantirejo, Terong, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
15. Gumuk Pasir Parangkusumo — Padang Pasir di Tepi Laut
Gumuk Pasir Parangkusumo adalah fenomena alam yang sangat langka. Gundukan pasir setinggi 5 hingga 15 meter ini merupakan satu-satunya gumuk pasir aktif di Asia Tenggara, menjadikannya destinasi yang benar-benar istimewa dan layak untuk dibanggakan. Aktivitas sandboarding menjadi daya tarik utama, sementara pemandangan hamparan pasir yang menggunung membuat siapapun seolah sedang berada di gurun pasir Afrika.
Lokasi: Jl. Pantai Parangkusumo RT. 1, Grogol 10, Kec. Kretek, Kab. Bantul, DIY
16. Air Terjun Lepo — Empat Kolam Zamrud yang Memesona
Air Terjun Lepo memiliki keistimewaan berupa empat kolam alami dengan air berwarna hijau zamrud yang jernih dan menyegarkan. Yang unik, saat musim kemarau air terjun ini berubah menjadi aliran sungai, dan kembali menjadi air terjun yang indah saat musim hujan tiba.
Kolam pertama dan keempat cocok untuk orang dewasa, sementara kolam kedua dan ketiga yang lebih dangkal ideal untuk anak-anak. Berdiri di bawah curahan air terjun konon memberikan sensasi seperti sedang dipijat secara alami oleh alam.
Lokasi: Jl. Desa Dlingo, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
17. Curug Pulosari — Air Terjun Tersembunyi di Perbukitan
Meskipun debitnya terbilang kecil, Curug Pulosari menawarkan kesegaran yang sesungguhnya di tengah kawasan yang dikenal cukup kering. Air yang bersumber dari aliran sungai alami di perbukitan ini justru menambah keindahan pemandangan sekitar yang terasa kontras dan menyegarkan.
Lokasi: Jl. Pajangan, Krebet, Sendangsari, Kec. Bantul, DIY
18. Air Terjun Randusari — Tirai Air 12 Meter yang Memukau
Dengan ketinggian 12 hingga 13 meter dan kedalaman 1 hingga 3 meter, Air Terjun Randusari menghadirkan pesona alam yang menyegarkan jiwa. Lokasinya dapat ditempuh melalui rute Yogyakarta-Wonosari atau jalur menuju Gunung Api Purba Nglanggeran, sehingga bisa sekaligus dikombinasikan dengan kunjungan ke destinasi lain di sekitarnya.
Lokasi: Jl. Randusari, Banyuurip, Jatimulyo, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
19. Pemandian Air Panas Parang Wedan — Terapi Alami Tanpa Bau Belerang
Berlokasi di kawasan wisata Pantai Parangtritis, Pemandian Air Panas Parang Wedan menawarkan pengalaman berendam yang unik. Konon, air dari tiga mata air alami di sini mampu membantu penyembuhan penyakit kulit, namun tidak mengeluarkan bau belerang seperti pemandian air panas pada umumnya. Menurut mitos setempat, sumber air ini muncul berkat kesaktian Sultan Hamengkubuwono VI.
Lokasi: Jl. Parangtritis, Kec. Parangtritis, Kab. Bantul, DIY
Wisata Bukit dan Gardu Pandang
20. Puncak Becici — Bukit Favorit Barack Obama
Puncak Becici menjadi salah satu tempat wisata paling terkenal di Bantul setelah kunjungan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Selfie deck atau gardu pandang di sini menawarkan pemandangan Yogyakarta yang luar biasa. Datanglah di pagi hari untuk menikmati sunrise, atau sore hari untuk menyaksikan sunset yang tak kalah spektakulernya dari balik cakrawala.
Lokasi: Jl. Gunungcilik, Muntuk, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
21. Bukit Panguk Kediwung — Negeri di Atas Awan
Julukan "Negeri di Atas Awan" bukan sekadar kiasan untuk Bukit Panguk Kediwung. Dari gardu pandang di ketinggian bukit ini, pengunjung dapat menyaksikan lautan awan yang menyelimuti lembah di bawahnya — pemandangan yang kerap dijadikan latar foto prewedding maupun konten media sosial yang memukau.
Lokasi: Jl. Kediwung, Mangunan, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
22. Bukit Lintang Sewu — Romantis di Sore Hari
Bukit Lintang Sewu menawarkan suasana yang lebih intim dan romantis, terutama saat sore dan malam hari. Berbagai spot foto tersedia dengan latar perbukitan yang hijau dan dramatis. Tempat ini menjadi favorit pasangan muda yang ingin menghabiskan sore hari di tempat yang tenang jauh dari keramaian kota.
Lokasi: Jl. Karang Asem, Muntuk, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
23. Tebing Watu Mabur — Gradasi Langit Pagi dan Sore
Tebing Watu Mabur menawarkan pemandangan ganda yang memukau: sunrise dramatis di pagi hari dengan gradasi warna langit yang memanjakan mata, dan sunset yang memikat di sore hari. Keduanya sama-sama layak diabadikan dengan kamera maupun sekadar dinikmati bersama orang-orang tercinta.
Lokasi: Jl. Mangunan, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
24. Jurang Tembelan — Keindahan dari Tepi Jurang
Meski namanya terdengar menegangkan, Jurang Tembelan aman dan nyaman untuk dikunjungi. Lokasinya yang berdekatan dengan Gardu Pandang Mangunan membuatnya mudah dijangkau. Sebagai destinasi wisata yang masih terbilang baru di Bantul, tempat ini menawarkan panorama alam yang masih segar dan belum terlalu ramai oleh pengunjung.
Lokasi: Jl. Mangunan, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
25. Bukit Mojo Gumelem — Sarang Burung Raksasa yang Instagramable
Bukit Mojo Gumelem kini menjadi salah satu destinasi favorit para pemburu foto. Instalasi unik berupa sarang burung raksasa menjadi spot yang paling banyak diincar pengunjung. Dari ketinggian, pemandangan perbukitan hijau yang membentang luas memberikan ketenangan tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain.
26. Kebun Buah Mangunan — Lautan Kabut di Atas Sungai Oya
Kebun Buah Mangunan terkenal sebagai salah satu spot terbaik untuk menyaksikan fenomena lautan kabut yang menyelimuti aliran Sungai Oya dan perbukitan sekitarnya saat pagi hari. Pemandangan ini khususnya memukau ketika matahari mulai terbit dan cahayanya menembus kabut dengan cara yang sangat dramatis dan fotogenik.
Wisata Gua di Bantul
27. Goa Gajah Mangunan — Cahaya Surga di Dalam Bumi
Nama gua ini terinspirasi dari sebuah batu besar yang menyerupai gajah di dalamnya. Namun yang membuat Goa Gajah Mangunan benar-benar istimewa adalah fenomena "cahaya surga" — berkas sinar matahari yang masuk melalui celah di langit-langit gua dan menciptakan efek visual yang sangat dramatis dan tidak akan mudah terlupakan.
Dengan kedalaman resmi 150 meter meski belum sepenuhnya dijelajahi, gua ini tersedia untuk aktivitas susur gua. Pemandu wajib disewa demi keamanan. Disarankan mengenakan pakaian yang sesuai karena medan di dalam gua licin, lembab, dan berlumut.
Lokasi: Jl. Mangunan, Lembah Bang, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
Wisata Edukasi dan Budaya
28. Seribu Batu Songgo Langit — Wisata Alam dan Edukasi Keluarga
Tempat ini tidak hanya memanjakan mata dengan pohon-pohon rindang dan rumah hobbit yang menawan, tetapi juga menyediakan berbagai wahana rekreasi seperti flying fox yang cocok untuk segala usia. Sangat ideal untuk mengajak anak-anak mengenal dan mencintai alam sejak dini.
Lokasi: Jl. Hutan Pinus Nganjir, Sukorame, Mangunan, Kec. Dlingo, Kab. Bantul, DIY
29. Kampung Edukasi Watu Lumbung — Belajar Sambil Berlibur
Berlokasi hanya 4 kilometer dari Pantai Parangtritis, Kampung Edukasi Watu Lumbung menawarkan pengalaman wisata yang memadukan rekreasi dengan pembelajaran yang bermakna. Destinasi ini ideal bagi keluarga yang ingin memberikan pengalaman lebih berkesan bagi anak-anak mereka selain sekadar jalan-jalan biasa.
30. Desa Wisata Kasongan — Sentra Gerabah Kelas Dunia
Kasongan adalah desa wisata yang telah lama dikenal sebagai pusat kerajinan gerabah dan keramik berkualitas tinggi. Di sini, pengunjung tidak hanya bisa berbelanja berbagai produk kerajinan tangan yang unik sebagai oleh-oleh, tetapi juga menyaksikan langsung proses pembuatannya dari tangan para pengrajin berpengalaman. Pengalaman ini sangat kaya nilai edukatif dan budaya yang tidak akan ditemukan di tempat lain.
Tips Berwisata ke Bantul
Sebelum berangkat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan wisata Anda ke Bantul berjalan lancar dan menyenangkan.
Waktu terbaik untuk mengunjungi bukit dan gardu pandang adalah di pagi hari antara pukul 05.00 hingga 08.00, terutama jika ingin menikmati sunrise atau fenomena lautan kabut yang memukau. Persiapkan kendaraan pribadi karena sebagian besar destinasi belum memiliki akses transportasi umum yang memadai. Bawalah uang tunai karena sebagian besar loket tiket masuk dan area parkir masih menggunakan sistem pembayaran tunai.
Kenakan pakaian yang nyaman dan sesuai, terutama jika mengunjungi destinasi wisata religi seperti Goa Selarong dan Makam Imogiri. Perhatikan pula kondisi cuaca, terutama saat mengunjungi air terjun atau pantai, karena musim penghujan dapat meningkatkan debit air dan tinggi ombak secara signifikan.
Bantul memang menyimpan potensi wisata yang luar biasa dan terus berkembang dari tahun ke tahun. Dari pantai hingga pegunungan, dari warisan sejarah hingga edukasi budaya — semua bisa Anda temukan dalam satu perjalanan. Jadikan Bantul sebagai destinasi utama liburan berikutnya, dan rasakan sendiri pesona yang selama ini tersembunyi di balik nama besar Yogyakarta.
Informasi mengenai jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu. Disarankan untuk mengonfirmasi ke pengelola setempat sebelum berkunjung.

