Jogjaterkini.id - Warga di kawasan Babarsari, Depok, Sleman, digegerkan oleh penemuan sesosok jenazah di dalam sebuah rumah toko (ruko) pada Sabtu (18/4). Peristiwa ini bermula dari kecurigaan warga sekitar terhadap aktivitas korban yang mendadak tidak terlihat selama beberapa hari.
Menurut keterangan warga, korban terakhir kali diketahui berada di dalam ruko miliknya. Namun, selama tiga hari terakhir tidak ada aktivitas yang mencurigakan, hingga akhirnya tetangga mulai merasa ada yang tidak beres. Kecurigaan semakin menguat ketika tercium aroma tidak sedap dari dalam ruko, sementara lampu di dalam bangunan tersebut tetap menyala meski sudah siang hari.
Warga kemudian berinisiatif memastikan kondisi korban dengan memanggil dari luar. Karena tidak mendapat respons, mereka memutuskan untuk membuka paksa pintu ruko tersebut.
“Sudah tiga hari tidak kelihatan keluar. Tadi dipanggil-panggil tidak ada respon, akhirnya pintu didobrak bersama warga lain. Ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Laporan warga langsung ditindaklanjuti aparat dari Kepolisian Sektor Depok bersama tim relawan PMI Kabupaten Sleman. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan penanganan awal, termasuk proses evakuasi jenazah dengan prosedur standar menggunakan alat pelindung diri lengkap.
Dari pantauan di lapangan, jenazah korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah berwarna oranye sebelum dibawa menggunakan ambulans PMI. Sekitar pukul 11.46 WIB, jenazah diberangkatkan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY guna menjalani proses autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Identitas korban juga belum diumumkan secara resmi. Sementara itu, peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Babarsari.
Sumber : MerapiUncover

