Perlu diketahui, hasil TKA tidak dapat diakses langsung oleh siswa melalui sistem publik. Nilai hanya bisa dilihat oleh pihak sekolah dan nantinya akan disampaikan kepada peserta didik setelah data resmi diterima.
Informasi mengenai tata cara membaca hasil TKA disampaikan melalui akun Instagram resmi milik Pusat Asesmen Pendidikan dan Litbang Dikbud. Dalam penjelasannya, hasil TKA tidak hanya menampilkan angka akhir, tetapi juga menggambarkan kemampuan akademik siswa secara lebih mendalam pada setiap mata pelajaran yang diujikan.
Rentang Nilai TKA SD dan SMP 2026
Pada pelaksanaan TKA 2026, sistem penilaian dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk siswa SD dan SMP, nilai menggunakan skala 0 hingga 100.
Sementara itu, peserta dari jenjang SMA dan SMK menggunakan rentang nilai 200 hingga 800.
Nilai dari setiap mata uji nantinya akan dianalisis terlebih dahulu sebelum digabungkan menjadi skor keseluruhan. Hasil tersebut kemudian dipakai untuk melihat tingkat kemampuan akademik siswa berdasarkan kategori tertentu.
Kategori Penilaian Hasil TKA
Dalam hasil TKA 2026, capaian siswa dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu:
- Baik
- Memadai
- Kurang
Selain tiga kategori tersebut, terdapat pula predikat istimewa bagi peserta dengan capaian sangat tinggi.
Untuk jenjang SD dan SMP, siswa bisa memperoleh predikat istimewa apabila mendapatkan nilai minimal 95,00 pada setiap mata uji.
Sedangkan untuk tingkat SMA dan SMK, predikat istimewa diberikan kepada peserta yang memperoleh nilai minimal 725,00 pada seluruh mata pelajaran yang diujikan.
Hasil TKA Tidak Dicantumkan di Ijazah
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa hasil TKA tidak akan dicantumkan dalam ijazah siswa.
Sebagai gantinya, nilai TKA akan diterbitkan dalam dokumen khusus bernama Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA). Sertifikat tersebut diterbitkan resmi oleh Kemendikdasmen dan dibagikan melalui sekolah masing-masing.
SHTKA nantinya memuat rincian nilai serta kategori capaian siswa secara lebih lengkap sehingga dapat menjadi gambaran kemampuan akademik peserta didik.
Fungsi Hasil TKA untuk Siswa dan Sekolah
Hasil TKA tidak hanya dipakai sebagai alat evaluasi pembelajaran siswa. Data tersebut juga akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pendidikan lainnya.
Beberapa fungsi hasil TKA di antaranya:
- Validasi nilai rapor siswa
- Pendukung jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026
- Evaluasi kemampuan akademik siswa secara mandiri
- Bahan pemetaan kualitas pendidikan oleh sekolah dan pemerintah
Seluruh data nilai TKA nantinya akan diolah secara statistik untuk membantu melihat capaian akademik peserta didik secara menyeluruh.
Dengan adanya sistem ini, pemerintah berharap proses evaluasi pendidikan menjadi lebih terukur dan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kemampuan akademik siswa di berbagai jenjang pendidikan.

