![]() |
| Sumber Gambar : Signal24 |
Jogjaterkini.id - Pasar ponsel kelas menengah kembali diramaikan oleh kehadiran Samsung Galaxy A37 5G yang resmi meluncur sebagai penerus Samsung Galaxy A36 5G. Secara tampilan, keduanya memang sulit dibedakan. Namun jika ditelusuri lebih dalam, generasi terbaru ini membawa sejumlah peningkatan yang berfokus pada pengalaman penggunaan jangka panjang.
Dengan banderol harga mulai Rp 6,6 juta, Galaxy A37 5G hadir dengan strategi yang sedikit berbeda. Tidak sekadar pembaruan minor, Samsung mencoba memperkuat aspek yang paling sering digunakan pengguna, mulai dari performa harian, efisiensi sistem, hingga ketahanan fisik perangkat. Lalu, apakah peningkatan tersebut cukup signifikan untuk menjadi alasan upgrade?
Layar Masih Jadi Andalan
Baik Galaxy A37 5G maupun Galaxy A36 5G sama-sama mengusung layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci. Resolusi Full HD Plus serta refresh rate 120 Hz tetap dipertahankan di kedua perangkat. Tingkat kecerahan hingga 1.900 nits juga membuat layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Artinya, tidak ada perubahan berarti di sektor visual. Pengalaman menonton video, bermain media sosial, hingga streaming masih terasa sama. Samsung tampaknya memilih mempertahankan formula layar ini karena sudah terbukti memberikan kualitas yang kompetitif di kelasnya.
Performa Lebih Kencang dan Siap Jangka Panjang
Perbedaan mulai terasa ketika masuk ke sektor dapur pacu. Samsung Galaxy A37 5G kini ditenagai chipset Exynos 1480 berbasis fabrikasi 4 nm. Sementara itu, Samsung Galaxy A36 5G masih menggunakan Snapdragon 6 Gen 3.
Secara penggunaan sehari-hari, peningkatan ini memang tidak selalu terasa drastis. Namun dalam skenario multitasking, gaming ringan hingga menengah, serta penggunaan dalam jangka panjang, Galaxy A37 menunjukkan performa yang lebih stabil.
Tak hanya itu, Galaxy A37 sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5. Sistem operasi yang lebih baru ini memberi keuntungan dari sisi keamanan, fitur terbaru, serta dukungan pembaruan yang lebih panjang. Sementara Galaxy A36 masih bertahan di Android 15 dengan One UI 7.
Penyimpanan Lebih Cepat, Respons Lebih Baik
Peningkatan lain yang sering luput dari perhatian ada di sektor memori internal. Galaxy A37 sudah menggunakan teknologi UFS 3.1, sedangkan Galaxy A36 masih UFS 2.2.
Dalam penggunaan nyata, perbedaan ini akan terasa saat membuka aplikasi besar, memindahkan file, atau melakukan instalasi game. Galaxy A37 cenderung lebih responsif dan minim lag, terutama ketika perangkat sudah digunakan dalam waktu lama.
Kamera Masih Mirip, Tapi Lebih Optimal
Di sektor fotografi, konfigurasi kamera keduanya terlihat identik. Baik Galaxy A37 maupun Galaxy A36 sama-sama mengandalkan kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 8 MP, serta macro 5 MP. Kamera depan juga sama-sama 12 MP.
Namun, ada satu detail penting yang membuat Galaxy A37 sedikit unggul. Sensor utama yang digunakan memiliki ukuran lebih besar. Hal ini memungkinkan penangkapan cahaya yang lebih optimal, terutama saat kondisi minim cahaya.
Dalam praktiknya, hasil foto dari Galaxy A37 cenderung lebih tajam dan minim noise saat malam hari. Meski perbedaannya tidak terlalu mencolok, peningkatan ini tetap memberi nilai tambah bagi pengguna yang gemar fotografi mobile.
Baterai Tetap Besar dan Konsisten
Untuk urusan daya, Samsung tidak melakukan perubahan. Kedua perangkat dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 45 watt.
Kombinasi ini masih menjadi standar ideal di kelas mid-range. Dengan penggunaan normal, perangkat mampu bertahan seharian penuh. Pengisian daya juga tergolong cepat, meski masih belum menyentuh teknologi ultra-fast charging seperti di segmen flagship.
Ketahanan Bodi Lebih Tangguh
Salah satu peningkatan paling terasa justru datang dari aspek ketahanan. Samsung Galaxy A37 5G kini sudah mengantongi sertifikasi IP68, meningkat dari IP67 pada Samsung Galaxy A36 5G.
Perbedaan ini mungkin terlihat kecil, namun berdampak besar dalam penggunaan sehari-hari. Galaxy A37 lebih tahan terhadap debu dan air, termasuk saat terkena hujan deras atau tidak sengaja terjatuh ke dalam air dengan kedalaman tertentu.
Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, peningkatan ini menjadi nilai tambah yang cukup penting.
Harga Lebih Tinggi, Apakah Sepadan?
Dengan selisih harga sekitar Rp 1 jutaan dibanding generasi sebelumnya, Galaxy A37 5G memang terasa lebih mahal. Namun jika melihat peningkatan yang ditawarkan, terutama di sektor performa, software, dan ketahanan, kenaikan harga ini masih cukup masuk akal.
Galaxy A36 5G tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari ponsel dengan harga lebih terjangkau dan kebutuhan standar. Namun bagi yang menginginkan perangkat lebih tahan lama dan siap digunakan dalam beberapa tahun ke depan, Galaxy A37 5G jelas menawarkan nilai lebih.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A37 5G bukan sekadar pembaruan biasa. Samsung berhasil menghadirkan peningkatan yang relevan dengan kebutuhan pengguna modern, terutama dalam hal performa dan durabilitas.
Meski desain dan layar tidak mengalami perubahan, peningkatan di sektor internal membuat Galaxy A37 lebih siap menghadapi penggunaan jangka panjang. Sementara itu, Samsung Galaxy A36 5G masih layak dipertimbangkan bagi pengguna yang ingin opsi lebih hemat tanpa kehilangan fitur utama.
Pada akhirnya, pilihan kembali pada kebutuhan. Jika mengutamakan efisiensi dan harga, Galaxy A36 masih kompetitif. Namun jika mengincar performa lebih kencang dan daya tahan lebih baik, Galaxy A37 menjadi opsi yang lebih menjanjikan di kelas menengah.

