![]() |
| Sumber Gambar : DetikSport |
Jogjaterkini.id – Penggunaan mobil listrik untuk perjalanan jarak jauh semakin meningkat, terutama saat musim liburan sekolah maupun agenda road trip bersama keluarga. Meski menawarkan biaya operasional yang lebih hemat, kendaraan listrik membutuhkan cara berkendara yang tepat agar konsumsi daya baterai tetap efisien sepanjang perjalanan.
Tidak seperti mobil berbahan bakar konvensional, efisiensi mobil listrik sangat dipengaruhi oleh kebiasaan pengemudi. Mulai dari teknik menginjak pedal akselerator, memilih lokasi parkir saat beristirahat, hingga penggunaan mode berkendara dapat menentukan seberapa jauh kendaraan mampu melaju sebelum membutuhkan pengisian ulang.
Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan performa mobil listrik saat perjalanan jauh.
Hindari Kebiasaan Akselerasi Berlebihan
Salah satu penyebab baterai mobil listrik lebih cepat terkuras adalah akselerasi yang dilakukan secara agresif. Pengemudi yang sering menginjak pedal gas secara mendadak akan membuat motor listrik bekerja lebih berat sehingga konsumsi energi meningkat.
Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, menjelaskan bahwa cara mengoperasikan pedal akselerator menjadi faktor utama dalam menjaga efisiensi baterai.
Menurutnya, pengemudi sebaiknya menghindari akselerasi berat yang dilakukan berulang kali karena dapat mempercepat penggunaan daya baterai.
Selama perjalanan, menjaga kecepatan tetap stabil akan lebih efektif dibanding sering melakukan percepatan dan perlambatan secara mendadak, terutama setelah melewati kemacetan atau saat menyalip kendaraan lain.
Pilih Tempat Parkir yang Teduh Saat Beristirahat
Perjalanan jauh biasanya disertai beberapa kali pemberhentian di rest area. Momen ini tidak hanya dimanfaatkan untuk beristirahat, tetapi juga menjadi kesempatan agar suhu baterai kembali normal.
Yogig menyarankan pengemudi memarkir mobil listrik di area yang teduh. Paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama dapat meningkatkan suhu baterai, terlebih setelah kendaraan digunakan menempuh perjalanan panjang.
Menjaga baterai tetap berada pada suhu yang ideal dinilai penting karena panas berlebih berpotensi memengaruhi performa sekaligus mempercepat penurunan kualitas baterai dalam jangka panjang.
Apabila tersedia, pilihlah area parkir yang terlindungi dari terik matahari agar proses pendinginan baterai berlangsung lebih optimal.
Gunakan Mode Eco Selama Perjalanan
Sebagian besar mobil listrik modern telah dibekali beberapa pilihan mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengemudi.
Untuk perjalanan jarak jauh, mode Eco menjadi pilihan yang direkomendasikan karena dirancang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Dalam mode ini, respons akselerasi dibuat lebih halus sehingga daya yang diambil dari baterai menjadi lebih terkendali. Dibandingkan menggunakan mode normal atau sport secara terus-menerus, mode Eco umumnya mampu membantu memperpanjang jarak tempuh kendaraan.
Yogig juga menyarankan pengemudi memanfaatkan mode hemat energi tersebut selama perjalanan agar konsumsi baterai tetap efisien.
Efisiensi Berkendara Menentukan Jarak Tempuh
Efisiensi mobil listrik tidak hanya bergantung pada kapasitas baterai, tetapi juga dipengaruhi oleh cara kendaraan digunakan selama perjalanan.
Mengemudi dengan akselerasi yang halus, menjaga suhu baterai tetap stabil melalui pemilihan lokasi parkir yang teduh, serta mengaktifkan mode Eco menjadi kombinasi yang dapat membantu memaksimalkan jarak tempuh kendaraan.
Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, pengemudi dapat mengurangi frekuensi pengisian daya selama road trip sekaligus membuat perjalanan bersama keluarga menjadi lebih nyaman dan efisien.

