Jogjaterkini.id – Aktivitas mencari pakan ternak berujung duka bagi seorang warga Kulon Progo. Seorang pria bernama Hanan Sutopo (42) dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon nangka yang dipanjatnya di kawasan Jalan Namburan Lor, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Selasa (23/6/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika korban yang merupakan warga Cabean, Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, tengah berupaya mengambil daun nangka untuk pakan kambing peliharaannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian, sebelum memanjat pohon, korban terlebih dahulu meminta izin kepada pemilik pohon, Sri Purwanti. Setelah memperoleh persetujuan, korban kemudian naik ke atas pohon menggunakan tangga bambu sebagai alat bantu.
Namun, situasi berubah dalam hitungan menit. Saat berada di sekitar lokasi, Sri Purwanti mendapati korban sudah tergeletak di tanah di bawah pohon nangka yang dipanjatnya. Menyadari adanya kejadian darurat, saksi segera melaporkan peristiwa tersebut kepada Ketua RW 005 Kelurahan Panembahan, Wawan Irmawan, yang selanjutnya meneruskan informasi ke Polsek Kraton.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian bersama tim penanganan darurat segera menuju lokasi. Polsek Kraton berkoordinasi dengan Public Safety Center (PSC) Kota Yogyakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta untuk melakukan proses evakuasi dan pemeriksaan awal terhadap korban.
Setelah tiba di lokasi, petugas medis PMI melakukan pengecekan kondisi korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban telah meninggal dunia. Korban diketahui mengalami luka robek cukup serius pada bagian belakang kepala sebelah kiri yang diduga akibat benturan keras saat terjatuh.
Selanjutnya, Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi bersama anggota serta Tim Inafis Polresta Yogyakarta melakukan olah tempat kejadian perkara dan identifikasi terhadap korban. Usai proses identifikasi, jenazah dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY menggunakan ambulans PMI dengan pendampingan pihak keluarga.
Dari hasil pemeriksaan medis, keluarga korban berencana membawa jenazah ke rumah duka di wilayah Lendah, Kulon Progo, untuk dimakamkan.
Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi menyatakan bahwa hasil penyelidikan sementara tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kejadian tersebut.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, visualisasi kondisi luka korban, serta keterangan dari para saksi di lokasi, diduga kuat korban meninggal dunia akibat murni terjatuh dari pohon nangka saat beraktivitas. Tim Inafis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun indikasi keterlibatan pihak lain pada tubuh korban. Di sekitar lokasi, kami juga mengamankan sebuah tangga bambu yang diduga kuat digunakan korban untuk memanjat. Apabila dari hasil pemeriksaan medis lanjutan di RS Bhayangkara tetap tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana, maka kasus ini resmi kami tutup sebagai murni kecelakaan," pungkas AKP Denis Efendi.
Kepolisian menyimpulkan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan yang terjadi saat korban melakukan aktivitas mencari pakan ternak, tanpa ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.
Sumber Gambar : TribataNews

