TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Sepasang Muda-Mudi Diduga Curi Motor di Bantul, Ditangkap Setelah Kabur ke Persawahan

Sepasang Muda-Mudi Diduga Curi Motor di Bantul, Ditangkap Setelah Kabur ke Persawahan
Ilustrasi (Polres Bantul)


Jogjaterkini.id – Upaya pencurian sepeda motor yang diduga dilakukan sepasang muda-mudi di wilayah Bambanglipuro, Bantul, berakhir gagal setelah keduanya berhasil diamankan warga. Peristiwa itu terjadi di kawasan Bulak Bok Trawong, Dusun Kedon, Kalurahan Sumbermulyo, Rabu (10/6/2026) malam.

Dua orang yang diamankan masing-masing berinisial WST (20), warga Bambanglipuro, dan LEPH (22), seorang perempuan yang tinggal di wilayah Sumbermulyo. Keduanya kini berada dalam penanganan Polsek Bambanglipuro untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasus tersebut bermula saat Danu Fitriyanto (34) memarkirkan sepeda motor Suzuki Smash miliknya di tepi jalan ketika hendak mencari ikan di sungai yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat berjalan menyusuri aliran sungai sekitar 100 meter ke arah utara, korban mendengar suara gantungan kunci yang dikenalnya berasal dari sepeda motor miliknya.

Merasa curiga, korban segera berlari kembali menuju lokasi parkir. Dugaan tersebut terbukti ketika ia mendapati sepeda motornya sudah dibawa seseorang yang tidak dikenalnya.

"Melihat motornya dibawa lari, korban spontan mengejar pelaku sambil berteriak maling secara lantang untuk memancing perhatian warga sekitar. Tidak berselang lama, seorang saksi mata yang berada di lokasi ikut membantu korban melakukan pengejaran terhadap pelaku yang panik," kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, Kamis (11/6/2026).

Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar. Pelaku yang berusaha melarikan diri dengan sepeda motor curian itu akhirnya kehilangan kendali situasi ketika sejumlah warga ikut melakukan pengejaran.

Dalam kondisi terdesak, WST memilih meninggalkan kendaraan hasil curian tersebut dan berlari ke area persawahan. Namun langkah itu tidak mampu menyelamatkannya dari kejaran warga. Bersama seorang saksi, korban berhasil menangkap terduga pelaku di tengah sawah sebelum akhirnya diamankan ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari amukan massa.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga aksi tersebut dilakukan secara bersama-sama. WST diketahui datang ke lokasi berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy bersama LEPH. Saat melintas, keduanya melihat sepeda motor korban terparkir dengan kunci yang masih menancap pada kendaraan.

Kesempatan itu diduga dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya. WST disebut turun dari sepeda motor dan langsung membawa kabur kendaraan korban, sementara LEPH diduga berada di sekitar lokasi untuk memantau keadaan.

Akibat kejadian tersebut, korban sempat kehilangan satu unit sepeda motor Suzuki Smash berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi H 2877 UA. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta.

Warga yang berhasil mengamankan kedua terduga pelaku kemudian menghubungi aparat kepolisian. Petugas dari Polsek Bambanglipuro yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Saat ini kedua terduga pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor milik korban telah berhasil diamankan di Polsek Bambanglipuro untuk menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan kunci tetap menempel pada motor saat diparkir," tutur Iptu Rita memungkasi keterangannya.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi kunci masih terpasang. Kelalaian tersebut kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor dalam waktu singkat.

Sumber : TribataNews Bantul

Ketik kata kunci lalu Enter

close