![]() |
| Sumber Gambar : Times Indonesia |
Jogjaterkini.id – Vivo kembali memperkuat persaingan di pasar smartphone lipat premium melalui peluncuran Vivo X Fold 6. Perangkat flagship terbaru ini membawa sejumlah peningkatan di berbagai sektor, mulai dari layar, performa, kamera, hingga daya tahan baterai.
Salah satu daya tarik utama Vivo X Fold 6 terletak pada kombinasi layar LTPO AMOLED 120Hz, chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition, sistem kamera Zeiss dengan sensor utama 200 MP, serta baterai berkapasitas 7.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 80W.
Vivo juga menghadirkan sistem operasi OriginOS 6 Fold yang dibekali fitur Atomic Workbench. Fitur ini dirancang agar beberapa aplikasi dapat berjalan secara bersamaan di layar lipat, sehingga aktivitas multitasking menjadi lebih nyaman dan mendukung produktivitas.
Meski sudah resmi diperkenalkan, Vivo baru membuka penjualan perangkat ini di China mulai 1 Juli 2026. Hingga saat ini perusahaan belum mengumumkan jadwal peluncuran untuk pasar global maupun Indonesia.
Layar Besar dengan Refresh Rate Adaptif 120Hz
Vivo X Fold 6 mengusung layar utama berukuran 8,02 inci Samsung M14 LTPO AMOLED dengan resolusi 2K+ (2504 x 2312 piksel). Panel tersebut mendukung refresh rate adaptif 1-120Hz, teknologi HDR10+, Dolby Vision, serta tingkat kecerahan maksimum hingga 5.000 nits.
Sementara itu, layar penutup (cover display) menggunakan panel 6,51 inci BOE LTPO AMOLED beresolusi Full HD+ (2528 x 1120 piksel) dengan refresh rate hingga 120Hz dan dukungan Dolby Vision.
Kedua layar telah memperoleh sertifikasi TÜV Rheinland Global Eye Protection 3.0 serta mampu menampilkan tingkat kecerahan rendah hingga 1 nit untuk membantu mengurangi kelelahan mata saat digunakan dalam kondisi minim cahaya.
Performa Mengandalkan Dimensity 9500 Super Edition
Di sektor dapur pacu, Vivo X Fold 6 dibekali MediaTek Dimensity 9500 Super Edition yang dibangun menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer. Chipset tersebut dipadukan dengan GPU Arm Mali-G1 Ultra MC12 untuk menunjang performa grafis.
Pilihan memorinya terdiri dari RAM 12 GB dan 16 GB LPDDR5X, dengan kapasitas penyimpanan 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB UFS 4.0.
Vivo juga menyematkan chipset komunikasi buatannya sendiri yang terdiri atas satu global signal amplifier dan empat chip Wi-Fi, yang diklaim mampu meningkatkan stabilitas sinyal saat perangkat digunakan.
Kamera Zeiss 200 MP Jadi Andalan
Kemampuan fotografi menjadi salah satu fokus utama Vivo X Fold 6. Smartphone ini mengandalkan kolaborasi dengan Zeiss serta dukungan chip pencitraan Vivo V3+.
Konfigurasi kameranya meliputi:
Kamera utama 200 MP Samsung HPB berukuran 1/1,4 inci dengan aperture f/1.68, OIS, dan lapisan Zeiss T*.
Kamera telefoto periskop 50 MP Sony LYT602 dengan zoom optik 3x dan teleconverter hingga ekuivalen 200 mm.
Kamera ultrawide 50 MP.
Kamera depan 20 MP pada layar utama dan 20 MP pada layar cover.
Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam berbagai kebutuhan fotografi, mulai dari pemotretan standar hingga zoom jarak jauh.
Baterai 7.000 mAh dengan Fast Charging 80W
Untuk mendukung penggunaan sepanjang hari, Vivo membekali X Fold 6 dengan baterai berkapasitas 7.000 mAh.
Baterai ini menggabungkan teknologi silikon anoda generasi kelima dan semi-solid-state generasi ketiga.
Pengisian dayanya mendukung:
80W FlashCharge
40W wireless charging
Reverse wireless charging
Ketahanan Debu, Air, hingga Suhu Ekstrem
Vivo X Fold 6 telah mengantongi sertifikasi:
IP5X untuk perlindungan terhadap debu.
IPX8 untuk ketahanan terhadap air.
IPX9 untuk perlindungan dari semprotan air bertekanan tinggi.
Selain itu, Vivo mengklaim smartphone lipat ini masih dapat beroperasi pada suhu ekstrem hingga -20 derajat Celsius.
Spesifikasi Lengkap Vivo X Fold 6
Layar utama: 8,02 inci LTPO AMOLED 2K+ (2504 × 2312 piksel), refresh rate 1-120Hz, HDR10+, Dolby Vision, hingga 5.000 nits
Layar cover: 6,51 inci LTPO AMOLED Full HD+ (2528 × 1120 piksel), refresh rate 1-120Hz, Dolby Vision
Chipset: MediaTek Dimensity 9500 Super Edition (3 nm)
GPU: Arm Mali-G1 Ultra MC12
RAM: 12 GB / 16 GB LPDDR5X
Penyimpanan: 256 GB / 512 GB / 1 TB UFS 4.0
Sistem operasi: OriginOS 6 berbasis Android 16
Kamera utama: 200 MP Samsung HPB dengan OIS dan Zeiss T* Coating
Kamera ultrawide: 50 MP
Kamera telefoto: 50 MP Sony LYT602 periskop 3x
Kamera depan: 20 MP (layar utama) + 20 MP (layar cover)
Fingerprint: Side-mounted
Audio: Speaker stereo, USB Type-C Audio
Konektivitas: 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, USB Type-C
Sertifikasi: IP5X, IPX8, IPX9
Baterai: 7.000 mAh
Pengisian daya: 80W wired, 40W wireless, reverse wireless charging
Dimensi: 157,16 × 145,66 × 4,4 mm (terbuka); 74,26 × 9,4 mm (tertutup)
Bobot: 228 gram / 235 gram
Pilihan warna: Blue Hole, Salt Lake, Polar Night
Harga Vivo X Fold 6 di China
Vivo menghadirkan enam pilihan konfigurasi memori untuk X Fold 6. Berikut daftar harga resminya di China:
12 GB + 256 GB: 7.999 yuan (sekitar Rp18 juta)
12 GB + 512 GB: 8.999 yuan (sekitar Rp20,2 juta)
16 GB + 512 GB: 9.999 yuan (sekitar Rp22,5 juta)
16 GB + 1 TB: 10.999 yuan (sekitar Rp24,8 juta)
16 GB + 1 TB Blue Hole Professional Imaging Kit: 11.999 yuan (sekitar Rp27 juta)
16 GB + 1 TB Black Gold Professional Imaging Kit: 12.299 yuan (sekitar Rp27,7 juta)
Vivo juga menyediakan Professional Imaging Kit untuk varian penyimpanan 1 TB. Saat ini pemesanan awal telah dibuka, sementara penjualan perdana di China dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli 2026. Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran Vivo X Fold 6 di pasar global maupun Indonesia.

