TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Honda QC3 Resmi Meluncur, Motor Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 145 Km dan Fitur Lebih Canggih

 

Honda QC3 Resmi Meluncur, Motor Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 145 Km dan Fitur Lebih Canggih
Sumber Gambar : Hops

Jogjaterkini.id - Honda kembali memperkuat portofolio kendaraan listriknya dengan menghadirkan Honda QC3 di pasar India. Model ini menjadi skuter listrik ketiga Honda setelah QC1 dan Activa e:, sekaligus menawarkan spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan kedua pendahulunya.

Posisi Honda QC3 ditempatkan di atas QC1 dengan peningkatan pada kapasitas baterai, daya jelajah, serta teknologi yang disematkan. Kehadirannya menunjukkan langkah Honda dalam menghadirkan motor listrik yang lebih siap digunakan untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan yang lebih jauh.

Baterai 3 kWh, Jarak Tempuh Hingga 145 Km

Salah satu daya tarik utama Honda QC3 terletak pada sektor baterainya. Motor listrik ini menggunakan baterai tanam berkapasitas 3 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 145 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar pengujian Indian Driving Cycle (IDC).

Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh jajaran motor listrik Honda yang saat ini dipasarkan di India. Dengan kapasitas baterai yang lebih besar, pengguna memiliki fleksibilitas lebih untuk berkendara tanpa terlalu sering melakukan pengisian ulang.

Sebagai gambaran, berikut perbandingan daya jelajah motor listrik Honda di India:

  • Honda QC3: baterai 3 kWh, jarak tempuh hingga 145 km.

  • Honda Activa e:: dua baterai lepas-pasang dengan kapasitas total 3 kWh, jarak tempuh sekitar 102 km.

  • Honda QC1: baterai tanam 1,5 kWh, jarak tempuh sekitar 80 km dengan kecepatan maksimum 50 km/jam.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Honda QC3 diposisikan sebagai pilihan bagi pengguna yang menginginkan efisiensi sekaligus mobilitas lebih jauh dalam satu kali pengisian daya.

Waktu Pengisian Daya Relatif Praktis

Selain menawarkan jarak tempuh yang lebih panjang, Honda juga mengungkapkan waktu pengisian baterai QC3.

Pengisian daya dari kondisi kosong hingga mencapai 80 persen membutuhkan waktu sekitar 2 jam 40 menit. Sementara itu, pengisian hingga penuh atau 100 persen memerlukan waktu sekitar 4 jam.

Meski rincian spesifikasi motor penggeraknya belum diumumkan, kombinasi kapasitas baterai dan waktu pengisian tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna yang mengandalkan kendaraan listrik sebagai transportasi harian.

Dibekali Layar TFT Berwarna dan Honda RoadSync

Tidak hanya mengandalkan performa baterai, Honda QC3 juga mengalami peningkatan signifikan pada sektor teknologi.

Motor listrik ini sudah menggunakan panel instrumen TFT berwarna yang menampilkan informasi berkendara secara lebih lengkap dan mudah dibaca. Sistem tersebut juga mendukung Honda RoadSync yang memungkinkan konektivitas dengan smartphone.

Beberapa fitur yang tersedia meliputi:

  • Panel instrumen TFT berwarna.

  • Sistem konektivitas Honda RoadSync.

  • Navigasi turn-by-turn.

  • Tampilan informasi kendaraan yang lebih modern.

Kehadiran fitur tersebut memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis dibandingkan panel instrumen standar yang digunakan pada Honda QC1.

Posisi Honda QC3 Dibandingkan Model Lain

Dengan spesifikasi yang dimiliki, Honda QC3 mengisi segmen yang berbeda dibandingkan model listrik Honda lainnya.

QC1 hadir sebagai pilihan paling terjangkau dengan spesifikasi dasar. Activa e: menawarkan konsep baterai lepas-pasang yang memudahkan proses penggantian baterai. Sementara itu, QC3 lebih menonjolkan keseimbangan antara kapasitas baterai besar, jarak tempuh panjang, dan fitur digital yang lebih lengkap.

Strategi tersebut membuat Honda memiliki pilihan produk yang lebih beragam sesuai kebutuhan pengguna di pasar kendaraan listrik.

Berpotensi Menarik Jika Hadir di Indonesia

Kemunculan Honda QC3 juga memunculkan harapan agar model ini dapat dipasarkan di Indonesia. Pasalnya, jajaran motor listrik Honda yang tersedia saat ini masih memiliki daya jelajah yang relatif lebih pendek.

Saat ini Honda memasarkan beberapa motor listrik di Indonesia, di antaranya:

  • Honda EM1 e: dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer.

  • Honda EM1 e: PLUS dengan daya jelajah sekitar 40 kilometer.

  • Honda ICON e: dengan jarak tempuh sekitar 50 kilometer.

  • Honda CUV e: dengan daya jelajah sekitar 80 kilometer.

Apabila Honda QC3 benar-benar masuk ke pasar Indonesia dengan spesifikasi yang sama, motor listrik ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas harian maupun perjalanan dengan jarak lebih jauh.

Jarak tempuh hingga 145 kilometer dapat membantu mengurangi kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan atau yang dikenal sebagai range anxiety, terutama bagi konsumen yang rutin menggunakan motor untuk mobilitas tinggi.

Kesimpulan

Honda QC3 menjadi tambahan terbaru dalam lini motor listrik Honda dengan menawarkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan model sebelumnya. Kapasitas baterai 3 kWh, klaim jarak tempuh hingga 145 kilometer, waktu pengisian yang relatif cepat, serta dukungan layar TFT dan Honda RoadSync menjadi nilai jual utamanya.

Jika nantinya dipasarkan di Indonesia, Honda QC3 berpotensi memperluas pilihan kendaraan listrik dengan daya jelajah yang lebih kompetitif dibandingkan model Honda yang saat ini telah tersedia di Tanah Air.

Ketik kata kunci lalu Enter

close