TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Pria Lansia Asal Bantul Meninggal Dunia Usai Olahraga di Alun-Alun Selatan Yogyakarta

Pria Lansia Asal Bantul Meninggal Dunia Usai Olahraga di Alun-Alun Selatan Yogyakarta

Jogjaterkini.id - Jajaran Polsek Kraton bersama Tim Inafis Polresta Yogyakarta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia usai berolahraga di kawasan Alun-Alun Selatan, Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) pagi.

Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi, S.H. mengatakan, laporan mengenai adanya seorang warga yang tidak sadarkan diri diterima sekitar pukul 08.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, korban diketahui berinisial Sunarto (74), warga Kanggotan, Pleret, Kabupaten Bantul. Korban datang ke Alun-Alun Selatan bersama sejumlah rekannya untuk menjalani olahraga pagi yang menjadi aktivitas rutin.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 06.45 WIB dan melakukan jalan kaki mengelilingi kawasan Alun-Alun Selatan. Setelah menyelesaikan olahraga, mereka beristirahat di sisi timur kawasan tersebut sambil memesan minuman di salah satu angkringan.

Saat sedang duduk bersama rekan-rekannya, yakni N (57) dan A (57), korban tiba-tiba terjatuh dari tempat duduk. Menyadari kondisi tersebut, para saksi segera meminta bantuan kepada Petugas Rescue Kota (PRC) yang kemudian berkoordinasi dengan PMI Kota Yogyakarta untuk memberikan pertolongan.

Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polresta Yogyakarta kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban.

Informasi yang diperoleh dari pihak keluarga menyebutkan bahwa Sunarto memiliki riwayat penyakit stroke. Dalam beberapa waktu terakhir, korban diketahui rutin menjalani olahraga jalan kaki sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatannya.

Setelah proses identifikasi selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga yang diwakili oleh anak korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans PMI Kota Yogyakarta.

Keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas.

Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas fisik, khususnya bagi warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan intensitas olahraga dengan kemampuan tubuh dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, maupun pusing saat beraktivitas. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko terjadinya kondisi darurat kesehatan saat berolahraga.

Sumber : TribataNews Yogyakarta

Ketik kata kunci lalu Enter

close