TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Farizon V8E Resmi Dirakit Lokal di Purwakarta, Blind Van Listrik Dibanderol Rp425 Juta

 

Farizon V8E Resmi Dirakit Lokal di Purwakarta, Blind Van Listrik Dibanderol Rp425 Juta
Sumber Gamabr : Detik

Jogjaterkini.id - Farizon resmi memulai perakitan lokal kendaraan niaga listrik V8E di Indonesia. Proses produksi kendaraan berjenis blind van tersebut dilakukan melalui fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Dimulainya perakitan lokal Farizon V8E ditandai dengan seremoni peluncuran unit perdana yang keluar dari lini produksi. Kehadiran V8E sekaligus menjadi langkah awal Farizon dalam menjalankan produksi kendaraan secara lokal di Indonesia.

Farizon V8E Jadi Produk Perdana yang Dirakit di Indonesia

Perakitan Farizon V8E di dalam negeri merupakan bagian dari strategi lokalisasi perusahaan. Proyek yang disebut sebagai Proyek KD Indonesia ini menjadi proyek produksi KD pertama Farizon di luar negeri.

CEO Farizon New Energy Commercial Vehicle Group Mike Fan mengatakan, dimulainya produksi lokal tidak hanya berkaitan dengan hadirnya satu model kendaraan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara Farizon dan mitra industri di Indonesia.

Strategi tersebut mencakup pengembangan manufaktur lokal sekaligus mendorong penggunaan kendaraan dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Dengan memanfaatkan fasilitas produksi di Indonesia, Farizon juga berupaya mengintegrasikan berbagai tahapan dalam rantai industri. Proses tersebut mencakup manufaktur, rantai pasok, hingga layanan kendaraan.

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu menghasilkan produk yang lebih sesuai dengan karakteristik jalan serta kebutuhan pasar kendaraan komersial di Indonesia.

Produksi Lokal Bawa Standar Global

Direktur PT Arista Manufacturing Indonesia Christoforus Ronny menyebut perakitan Farizon V8E di Indonesia menjadi bukti bahwa teknologi dan standar global dapat diterapkan melalui kemampuan manufaktur dalam negeri.

Kehadiran kendaraan komersial listrik yang diproduksi secara lokal juga dinilai memberikan peluang untuk menghadirkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna di pasar Indonesia.

Menurut Ronny, elektrifikasi pada kendaraan komersial memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sektor logistik. Penggunaan kendaraan listrik pada sektor tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi dengan pemanfaatan energi yang lebih baik.

Melalui produksi bersama Handal, teknologi kendaraan komersial listrik dengan standar global mulai diwujudkan melalui fasilitas manufaktur di Indonesia.

Mengusung Desain Futuristik

Farizon V8E hadir dengan karakter desain yang memiliki kemiripan dengan Farizon SV. Tampilan eksteriornya mengusung konsep futuristik dengan garis-garis bodi yang terlihat tajam.

Sebagai kendaraan komersial, V8E dirancang dalam format blind van. Model ini menawarkan ruang kabin belakang yang lapang sehingga dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan pengangkutan barang.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah penggunaan pintu geser berukuran besar pada kedua sisi kendaraan. Selain itu, tersedia pula pintu belakang yang mendukung aktivitas bongkar muat.

Konsep tersebut membuat Farizon V8E diarahkan untuk kebutuhan operasional komersial, khususnya aktivitas distribusi dan logistik yang membutuhkan kendaraan dengan ruang angkut tertutup.

Harga Farizon V8E Mulai Rp425 Juta

Selain menjadi kendaraan listrik komersial yang dirakit secara lokal, Farizon V8E juga telah memiliki harga jual untuk pasar Indonesia.

Berdasarkan informasi yang tercantum di situs resmi Farizon, V8E dipasarkan dengan harga Rp425 juta on the road (OTR) Jakarta.

Dengan format blind van dan penggerak listrik, V8E menjadi salah satu pilihan kendaraan komersial yang menyasar kebutuhan operasional sekaligus mengikuti perkembangan elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

Perakitan lokal di fasilitas PT Handal Indonesia Motor juga menjadi bagian penting dari perjalanan Farizon di pasar Indonesia. Produksi dalam negeri diharapkan dapat memperkuat rantai industri sekaligus mendukung pengembangan kendaraan komersial listrik sesuai kebutuhan pasar lokal.

Ketik kata kunci lalu Enter

close