TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Google Drive Penuh Padahal File Sudah Dihapus? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

 

Google Drive Penuh Padahal File Sudah Dihapus? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sumber Gambar : Kompas Tekno

JogjaTerkini.id - Kapasitas penyimpanan Google Drive yang tiba-tiba tetap penuh setelah sejumlah file dihapus dapat membuat pengguna kebingungan. Terlebih, proses pembersihan file sudah dilakukan, tetapi ruang yang tersedia belum juga bertambah.

Kondisi tersebut sebenarnya tidak selalu disebabkan oleh file yang masih tersimpan di Google Drive. Ada beberapa hal yang perlu diperiksa, termasuk folder Sampah serta layanan Google lain yang menggunakan kapasitas penyimpanan akun secara bersama-sama.

Google menyediakan kapasitas penyimpanan gratis sebesar 15 GB untuk setiap akun. Ruang tersebut tidak hanya digunakan Google Drive, tetapi juga terhubung dengan Gmail dan Google Photos.

Dengan demikian, membersihkan file di Google Drive saja belum tentu cukup untuk mengembalikan ruang penyimpanan. Berikut penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi Google Drive penuh meskipun file sudah dihapus.

Mengapa Google Drive Tetap Penuh Setelah File Dihapus?

Ada dua hal utama yang perlu diperiksa ketika kapasitas penyimpanan Google masih penuh setelah pengguna menghapus sejumlah file.

File yang Dihapus Masih Berada di Folder Sampah

Menghapus file dari Google Drive tidak serta-merta membuat data tersebut hilang secara permanen. File yang dihapus akan masuk terlebih dahulu ke folder Trash atau Sampah.

Selama masih berada di folder tersebut, file tetap menggunakan ruang penyimpanan akun. File baru akan dihapus secara permanen setelah melewati masa penyimpanan sementara atau ketika pengguna memilih untuk mengosongkan folder Sampah secara manual.

Karena itu, pengguna yang baru menghapus banyak file tetapi belum membersihkan folder Sampah mungkin belum melihat perubahan signifikan pada kapasitas penyimpanan.

Kapasitas Drive Digunakan Bersama Gmail dan Google Photos

Hal lain yang sering tidak disadari adalah kapasitas penyimpanan Google tidak hanya diperuntukkan bagi Google Drive.

Google Drive, Gmail, dan Google Photos menggunakan ruang penyimpanan akun yang sama. Artinya, meskipun file di Drive sudah banyak dihapus, kapasitas tetap dapat penuh apabila Gmail atau Google Photos masih menyimpan data berukuran besar.

Misalnya, ribuan e-mail dengan lampiran berukuran besar dapat menghabiskan ruang penyimpanan. Hal serupa juga dapat terjadi karena koleksi foto dan video yang tersimpan di Google Photos.

Oleh karena itu, pemeriksaan penyimpanan perlu dilakukan pada seluruh layanan yang terhubung dengan akun Google.

Cara Mengatasi Google Drive Penuh Padahal File Sudah Dihapus

Setelah mengetahui penyebabnya, pengguna dapat melakukan beberapa langkah untuk mengembalikan ruang penyimpanan yang tersedia.

1. Kosongkan Folder Trash Google Drive

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memeriksa folder Sampah di Google Drive. Berikut tahapannya:

  1. Buka Google Drive melalui browser atau aplikasi.
  2. Masuk ke menu "Trash" atau "Sampah".
  3. Periksa file yang masih berada di dalam folder tersebut.
  4. Pilih opsi "Empty trash now" atau "Kosongkan sampah sekarang".
  5. Konfirmasi penghapusan permanen.

Sebelum memilih penghapusan permanen, pastikan tidak ada dokumen yang masih dibutuhkan. File yang sudah dihapus secara permanen dari folder Sampah tidak dapat dipulihkan melalui cara biasa.

Langkah ini menjadi penting terutama setelah pengguna melakukan pembersihan file dalam jumlah besar.

2. Periksa Penggunaan Penyimpanan Gmail

Jika setelah mengosongkan Sampah kapasitas masih penuh, periksa layanan Gmail. E-mail dengan lampiran besar dapat menjadi salah satu penyumbang penggunaan ruang penyimpanan.

Pengguna dapat membersihkan e-mail yang sudah tidak diperlukan, termasuk pesan yang memiliki lampiran berukuran besar. Folder Spam dan Trash Gmail juga perlu diperiksa karena pesan yang berada di dalamnya masih dapat menjadi bagian dari penggunaan penyimpanan hingga dihapus secara permanen.

Membersihkan e-mail lama secara berkala dapat membantu mencegah kapasitas penyimpanan cepat habis.

3. Bersihkan Google Photos

Google Photos juga perlu diperhatikan karena foto dan video yang tersimpan di dalamnya dapat menggunakan kapasitas akun Google.

Pengguna dapat meninjau kembali koleksi foto dan video untuk menemukan data yang sudah tidak diperlukan. Beberapa jenis file yang dapat diperiksa antara lain foto buram, tangkapan layar, video lama, atau salinan file yang sudah tidak dibutuhkan.

Setelah memilih data yang ingin dihapus, pastikan folder Sampah Google Photos juga diperiksa agar proses pembersihan penyimpanan dapat dilakukan secara menyeluruh.

4. Gunakan Google One untuk Memeriksa Penyimpanan

Google One dapat digunakan untuk melihat penggunaan ruang penyimpanan dari berbagai layanan Google dalam satu tempat.

Untuk menggunakannya, pengguna dapat membuka Google One melalui browser, kemudian masuk menggunakan akun Google yang mengalami masalah penyimpanan.

Selanjutnya, cari bagian pengelolaan penyimpanan dan pilih opsi untuk membebaskan ruang penyimpanan. Google akan menampilkan sejumlah rekomendasi data yang dapat ditinjau dan dihapus.

Kategori yang dapat muncul antara lain e-mail di folder Spam, e-mail di Trash, pesan dengan lampiran berukuran besar, serta foto dan video yang dianggap tidak diperlukan.

Cara ini membantu pengguna mengetahui layanan mana yang paling banyak menggunakan kapasitas penyimpanan.

Cara Mengetahui Penyebab Penyimpanan Google Cepat Penuh

Ketika kapasitas akun kembali penuh dalam waktu singkat, jangan langsung berasumsi bahwa penyebabnya adalah Google Drive.

Periksa penggunaan penyimpanan secara keseluruhan untuk mengetahui layanan yang mengambil ruang paling besar. Jika Gmail memiliki banyak e-mail dengan lampiran, fokuskan pembersihan pada pesan tersebut.

Apabila Google Photos menjadi penyumbang terbesar, lakukan pemeriksaan terhadap foto dan video yang tersimpan. Sementara itu, jika penggunaan Google Drive lebih dominan, periksa file berukuran besar serta folder Sampah.

Dengan mengetahui sumber penggunaan kapasitas, proses pembersihan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Tips Agar Penyimpanan Google Tidak Cepat Penuh

Masalah kapasitas penuh dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan secara berkala. Beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan antara lain:

  • Mengosongkan folder Trash Google Drive secara rutin.
  • Membersihkan folder Spam dan Trash Gmail.
  • Menghapus e-mail lama yang memiliki lampiran berukuran besar.
  • Meninjau foto dan video yang tidak lagi diperlukan di Google Photos.
  • Menghapus tangkapan layar, foto buram, dan file duplikat yang tidak dibutuhkan.
  • Memantau penggunaan kapasitas penyimpanan secara berkala melalui Google One.
  • Mempertimbangkan tambahan kapasitas Google One jika kebutuhan penyimpanan semakin besar.

Bagi pengguna yang membutuhkan ruang lebih luas, layanan Google One juga menyediakan pilihan kapasitas penyimpanan tambahan. Dalam sumber informasi ini, paket 100 GB disebut tersedia mulai dari Rp13.000 per bulan.

Google Drive Penuh Tidak Selalu Berarti File di Drive Terlalu Banyak

Google Drive yang tetap menunjukkan kapasitas penuh setelah file dihapus bukan berarti proses penghapusan gagal. Penyebabnya bisa berasal dari file yang masih berada di folder Sampah atau penggunaan ruang oleh Gmail dan Google Photos.

Karena ketiga layanan tersebut menggunakan kapasitas penyimpanan akun Google secara terintegrasi, pembersihan perlu dilakukan secara menyeluruh.

Mulailah dengan mengosongkan folder Sampah Google Drive. Jika kapasitas belum mencukupi, lanjutkan dengan memeriksa Gmail dan Google Photos. Pengelolaan melalui Google One juga dapat membantu melihat penggunaan ruang secara lebih mudah.

Dengan melakukan pemeriksaan secara berkala, pengguna dapat mengetahui sumber penggunaan penyimpanan sekaligus mencegah akun kembali mengalami masalah kapasitas penuh.

Ketik kata kunci lalu Enter

close