Jogjaterkini.id – Pencarian terhadap Gito Sahono Giman, 68, warga Tritis, Kalurahan Ngandong, Kapanewon Girikerto, Turi, Sleman, berakhir pada hari kelima operasi SAR. Petani yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Hutan Pathuk itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (19/8/2026) sore.
Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto membenarkan penemuan tersebut. Gito ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB setelah Tim SAR Gabungan memperluas wilayah pencarian.
"Sudah ditemukan kemarin sore," kata Pipit saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).
Penyisiran Diperluas hingga Kawasan Hutan
Koordinator Unit Siaga SAR Sleman Dhedi Prasetya menjelaskan, pencarian pada hari kelima dilakukan dengan membagi personel menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU). Setiap tim menyisir sektor yang telah ditentukan untuk memperbesar peluang menemukan korban.
Penyisiran mencakup titik duga, kawasan sekitar ladang dan rumah korban, hingga sejumlah area di dalam hutan. Tim SAR Gabungan juga menggunakan dua tim drone untuk membantu pemantauan dari udara.
"Pada operasi SAR hari kelima ini, kami membagi tim menjadi enam SRU. Masing-masing SRU melakukan penyisiran di area yang sudah ditentukan, mulai dari titik duga, sekitar ladang dan rumah korban, hingga beberapa search area di kawasan hutan," kata Dhedi dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).
Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil. Gito ditemukan sekitar 240 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP) dengan arah timur laut.
Korban Dievakuasi dan Diserahkan ke Inafis
Begitu lokasi korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi. Korban selanjutnya diserahkan kepada Tim Inafis Polsek Turi untuk proses penanganan lebih lanjut.
"Alhamdulillah, pada pukul 15.30 WIB korban berhasil ditemukan. Selanjutnya korban langsung kami evakuasi dan diserahkan ke Tim Inafis Polsek Turi," ujarnya.
Setelah proses tersebut, jenazah Gito dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.
Dhedi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR Gabungan, masyarakat, dan berbagai pihak yang ikut mendukung operasi pencarian. Menurutnya, kolaborasi antarpihak turut berperan dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan, masyarakat, serta pihak-pihak yang telah mendukung operasi ini. Sinergi dan kerja sama seluruh unsur menjadi bagian penting hingga korban akhirnya berhasil ditemukan," tegasnya.

