![]() |
| Sumber Gambar : Akurat |
Untuk tahap awal, HyperOS 4 baru tersedia di China dalam versi beta publik. Xiaomi juga belum mengumumkan jadwal resmi kehadirannya untuk perangkat di pasar global.
Meski demikian, sejumlah perangkat Xiaomi dan Redmi telah masuk dalam daftar penerima HyperOS 4. Pembaruan tersebut akan diberikan secara bertahap mulai 14 Agustus 2026.
HyperOS 4 Hadir dengan Desain Soft Light Glass
Salah satu perubahan yang langsung terlihat pada HyperOS 4 adalah desain antarmuka baru bernama Soft Light Glass. Xiaomi menghadirkan elemen transparan dengan efek pencahayaan pada berbagai bagian sistem.
Desain tersebut diterapkan pada Quick Settings, tombol menu, widget, folder, hingga sejumlah elemen antarmuka lainnya. Tampilan transparan ini memberikan nuansa visual yang berbeda dibandingkan HyperOS 3.
HyperOS 4 juga menghadirkan beberapa opsi personalisasi baru. Pengguna dapat mengatur ukuran jam berukuran besar pada layar kunci serta menggunakan sistem notifikasi bertumpuk.
Bagian Integrated Device Centre turut memperoleh perubahan tata letak. Penyegaran ini dirancang untuk memudahkan pengguna ketika berpindah atau mengelola koneksi antarperangkat Xiaomi.
Tidak hanya sistem utama, beberapa aplikasi bawaan juga mendapatkan desain dan animasi baru. Aplikasi Phone, misalnya, kini menggunakan tab bawah yang dibuat mengambang. Sementara itu, aplikasi Gallery memperoleh peningkatan pada efek blur.
Performa HyperOS 4 Lebih Efisien
Xiaomi juga melakukan sejumlah optimalisasi pada sisi performa. HyperOS 4 dirancang agar dapat berjalan dengan penggunaan memori yang lebih rendah dibandingkan HyperOS 3.
Lingkungan runtime aplikasi bawaan turut dirancang ulang untuk meningkatkan efisiensi ketika aplikasi digunakan. Berdasarkan pengujian Xiaomi, terdapat sejumlah peningkatan yang cukup signifikan.
Waktu yang dibutuhkan untuk membuka 30 aplikasi secara berurutan setelah perangkat digunakan dalam jangka waktu lama berkurang hingga 17,5 persen.
Selain itu, frame drop ketika perangkat digunakan dalam waktu panjang juga diklaim berkurang hingga 28,9 persen.
Optimalisasi tersebut turut memanfaatkan AI untuk memprediksi sumber daya yang kemungkinan dibutuhkan pengguna berikutnya. Sistem kemudian dapat memuat sumber daya tersebut ke RAM terlebih dahulu sehingga aplikasi atau perintah dapat lebih cepat merespons ketika dibutuhkan.
Xiaomi juga menyebut adanya peningkatan daya tahan baterai dibandingkan HyperOS 3.
Pengolahan Foto di Gallery Makin Cepat
Peningkatan performa HyperOS 4 tidak hanya berkaitan dengan sistem secara keseluruhan. Aplikasi Gallery juga memperoleh optimalisasi khusus.
Kecepatan ketika menggulir thumbnail foto diklaim meningkat hingga 90 persen. Dengan peningkatan tersebut, pengguna dapat berpindah dan melihat koleksi foto dengan respons yang lebih cepat.
Algoritma pemrosesan HDR juga mendapatkan penyempurnaan. HyperOS 4 membutuhkan waktu sekitar 240 milidetik untuk memproses foto HDR, lebih cepat dibandingkan HyperOS 3 yang mencapai sekitar 310 milidetik.
Peningkatan turut diberikan pada pemutaran video. Xiaomi melakukan optimalisasi untuk mengurangi masalah penurunan frame ketika pengguna menikmati konten video.
HyperOS 4 Bawa Fitur AI Lebih Banyak
AI menjadi salah satu bagian penting dalam HyperOS 4. Xiaomi menghadirkan sejumlah kemampuan baru yang dirancang untuk membantu pengguna mengolah informasi dan menyelesaikan berbagai tugas.
Pada aplikasi Recorder, misalnya, AI dapat membuat rangkuman dari rekaman suara sekaligus mengambil poin-poin penting. Sistem juga dapat melewati bagian rekaman yang tidak memiliki suara.
Super XiaoAI Input Method mendapatkan kemampuan voice-to-text terstruktur. Fitur tersebut memungkinkan masukan suara diubah menjadi teks dengan struktur yang lebih terorganisasi. Sistem juga mendukung penerjemahan suara secara real-time.
Ada pula AI Voice Notes yang memungkinkan pengguna memasukkan gambar ke dalam catatan. AI kemudian dapat mengambil kesimpulan penting dari informasi tersebut dan membuat daftar tugas yang perlu dilakukan.
Super AI Assistant 2.0 Menggunakan Model MiMo
Xiaomi mengandalkan model AI buatannya sendiri, MiMo, untuk menjalankan Super AI Assistant 2.0.
Asisten tersebut dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari melakukan transkripsi suara, mengatur catatan, mencari foto di Gallery, membuat rencana perjalanan, hingga mengontrol perangkat smart home dan mobil pintar.
Untuk perintah yang lebih kompleks, Super AI Assistant 2.0 menggunakan antarmuka bernama Super Island. Antarmuka berbentuk pop-up tersebut muncul di sekitar kamera depan sebagai indikator bahwa perintah pengguna telah diterima dan sedang diproses.
Xiaomi juga memperkenalkan Inspiration Ball. Fitur ini berupa pointer yang memungkinkan pengguna memberikan konteks kepada AI berdasarkan objek yang sedang terlihat pada layar.
Sebagai contoh, pengguna dapat mengarahkan pointer ke sebuah alamat dan meminta AI membuka navigasi menuju lokasi tersebut. Pointer juga dapat diarahkan ke gambar produk sehingga AI dapat membantu mencarinya secara online.
Daftar HP Xiaomi yang Mendapat HyperOS 4
Untuk tahap awal, HyperOS 4 tersedia dalam versi beta publik di China mulai 14 Agustus 2026. Xiaomi membaginya ke dalam beberapa gelombang pembaruan.
Batch 1, 14 Agustus 2026
Perangkat yang masuk dalam gelombang pertama meliputi:
- Xiaomi 17 Ultra
- Xiaomi 17 Ultra Leica Edition
- Xiaomi 17 Pro Max
- Xiaomi 17 Pro
- Xiaomi 17
- Redmi K90 Pro Max
- Redmi K90 Pro Max Champion Edition
- Redmi K90
- Xiaomi Pad 8 Pro
- Xiaomi Pad 8
Batch 2, 27 Agustus 2026
Gelombang kedua mencakup perangkat berikut:
- Xiaomi 17 Max
- Xiaomi 17T Pro
- Xiaomi 17T
- Xiaomi 15 Ultra
- Xiaomi 15 Ultra Dual Satellite Edition
- Xiaomi 15S Pro
- Xiaomi 15 Pro
- Xiaomi 15
- Redmi K90 Max
- Redmi K90 Supreme Edition
- Redmi K Pad 2
Batch 3, 17 September 2026
Sementara itu, perangkat yang dijadwalkan menerima HyperOS 4 pada gelombang ketiga adalah:
- Redmi K100 Pro Max
- Redmi K100 Pro
- Redmi K80 Pro
- Redmi K80 Supreme Edition
- Redmi K80
- Xiaomi MIX Flip 2
- Xiaomi Pad 7 Ultra
- Xiaomi Pad 7S Pro 12.5
HyperOS 4 Global Belum Punya Jadwal Resmi
Untuk saat ini, seluruh daftar perangkat dan jadwal tersebut masih berlaku untuk pasar China. Xiaomi belum mengumumkan jadwal peluncuran HyperOS 4 untuk perangkat di pasar global.
Karena itu, pengguna Xiaomi di Indonesia dan negara lainnya masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai ketersediaan sistem operasi tersebut.
HyperOS 4 sendiri membawa sejumlah perubahan penting dibandingkan generasi sebelumnya, mulai dari desain Soft Light Glass, optimalisasi performa dan baterai, peningkatan pengolahan foto, hingga integrasi AI yang lebih luas.
Kehadiran berbagai fitur tersebut menunjukkan arah pengembangan HyperOS yang semakin menempatkan AI sebagai bagian dari pengalaman penggunaan perangkat Xiaomi, bukan sekadar fitur tambahan.

