TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Desa Wisata Watusigar Gunungkidul, Punya Pesona Alam, Budaya hingga Ekonomi Kreatif

Desa Wisata Watusigar Gunungkidul, Punya Pesona Alam, Budaya hingga Ekonomi Kreatif


Jogjaterkini.id - Desa Wisata Watusigar di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, memiliki beragam potensi yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Tidak hanya menawarkan wisata alam, kawasan ini juga memiliki wisata buatan, budaya, seni tradisional, hingga kegiatan ekonomi kreatif masyarakat.

Desa Watusigar dapat ditempuh sekitar 28 menit dari Wonosari. Beragam potensi yang dimiliki menjadikan desa wisata ini menawarkan pengalaman yang cukup beragam bagi pengunjung.

Wisata Alam Desa Watusigar

Salah satu potensi utama Desa Wisata Watusigar berasal dari sektor alam. Sejumlah destinasi menawarkan pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati berbagai potensi alam di kawasan tersebut.

Beberapa wisata alam yang dapat ditemukan di Watusigar meliputi Segoro Anakan, Watu Lumbung, Recehan Jangkrik, dan Kali Oyo.

Keberadaan beberapa lokasi tersebut menjadi bagian dari daya tarik desa wisata di Kecamatan Ngawen. Masing-masing destinasi menghadirkan potensi alam yang menjadi bagian dari kekayaan wisata Watusigar.

Pilihan Wisata Buatan di Watusigar

Selain wisata alam, Desa Wisata Watusigar juga memiliki sejumlah destinasi yang dikembangkan sebagai wisata buatan.

Taman Soka, Kampung Holti, dan Kuliner Pasar Ndeso menjadi bagian dari pilihan wisata buatan yang dapat dikunjungi. Keberadaan destinasi tersebut melengkapi potensi wisata yang tersedia di Watusigar.

Kuliner Pasar Ndeso juga memperkaya pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain dari kehidupan masyarakat desa melalui potensi kuliner yang tersedia.

Desa Wisata Watusigar Kaya Tradisi dan Seni Budaya

Potensi Desa Wisata Watusigar tidak terlepas dari kekayaan budaya masyarakat setempat. Berbagai tradisi dan kegiatan seni menjadi bagian dari daya tarik yang dimiliki desa tersebut.

Salah satu tradisi yang terdapat di Watusigar adalah Rasulan atau Bersih Desa. Selain itu, terdapat berbagai kegiatan seni dan budaya seperti Gumregan, Kenduri, Kethoprak, Rebana, Jathilan, dan Karawitan.

Watusigar juga memiliki permainan rakyat tradisional. Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari potensi budaya yang dapat memperkenalkan kehidupan dan tradisi masyarakat kepada pengunjung.

Ekonomi Kreatif Menjadi Bagian dari Potensi Desa

Desa Wisata Watusigar juga memiliki potensi dalam bidang ekonomi kreatif. Aktivitas masyarakat yang dapat menjadi bagian dari potensi wisata meliputi industri rumah tangga, kerajinan tangan, dan kuliner khas.

Keberadaan sektor ekonomi kreatif membuat potensi wisata Watusigar tidak hanya bertumpu pada destinasi. Aktivitas dan hasil kreativitas masyarakat juga menjadi bagian dari pengalaman yang dapat dinikmati wisatawan.

Beragam Potensi dalam Satu Desa Wisata

Desa Wisata Watusigar menawarkan berbagai pilihan bagi wisatawan. Potensi alam mencakup Segoro Anakan, Watu Lumbung, Recehan Jangkrik, dan Kali Oyo. Sementara wisata buatan meliputi Taman Soka, Kampung Holti, dan Kuliner Pasar Ndeso.

Potensi tersebut dilengkapi dengan kekayaan budaya berupa Rasulan atau Bersih Desa, pertunjukan seni tradisional, hingga permainan rakyat. Sementara itu, industri rumah tangga, kerajinan tangan, dan kuliner khas menjadi bagian dari sektor ekonomi kreatif.

Dengan waktu tempuh sekitar 28 menit dari Wonosari, Desa Wisata Watusigar menjadi salah satu kawasan di Gunungkidul yang memiliki potensi wisata alam, buatan, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu wilayah.

Ketik kata kunci lalu Enter

close