Selain mengedepankan tampilan yang unik, CMF menawarkan sejumlah fitur yang mendukung pengalaman mendengarkan musik. Kedua speaker dibekali konektivitas modern, pengaturan suara yang dapat disesuaikan, serta sertifikasi ketahanan terhadap air dan debu.
CMF Speaker S dan Speaker M juga dirancang dengan panel depan yang dapat dilepas dan diganti. Fitur ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengubah tampilan perangkat sesuai selera.
CMF Speaker S dan M Punya Desain Modular
Salah satu daya tarik utama CMF Speaker S dan CMF Speaker M terletak pada desain fisiknya. Keduanya memiliki bentuk menyerupai kemasan susu dengan bagian atas yang meruncing. Terdapat pula bilah tegak berlubang di bagian atas yang memberikan kesan seperti pegangan.
Tidak hanya mengandalkan bentuk yang berbeda, CMF turut menghadirkan konsep desain modular melalui panel depan yang bisa dilepas dan dipasang kembali. Pengguna dapat mengganti panel tersebut dengan warna lain untuk menyesuaikan tampilan speaker dengan preferensi pribadi maupun dekorasi ruangan.
CMF juga menyediakan panduan bagi pengguna yang ingin membuat panel dan kenop volume sendiri menggunakan printer 3D. Dengan demikian, pengguna memiliki kesempatan untuk melakukan kustomisasi lebih jauh terhadap tampilan perangkat.
Untuk pilihan warna, kedua speaker tersedia dalam empat varian, yaitu putih, hitam, oranye, dan toska. Pilihan warna tersebut memberikan alternatif bagi pengguna yang menginginkan perangkat audio dengan tampilan sederhana maupun lebih mencolok.
Perbedaan Spesifikasi CMF Speaker S dan Speaker M
Meskipun memiliki desain serupa, CMF Speaker S dan CMF Speaker M menawarkan spesifikasi perangkat keras yang berbeda. Perbedaan utamanya terdapat pada dimensi, bobot, konfigurasi driver, daya keluaran, dan kapasitas baterai.
Spesifikasi CMF Speaker S
CMF Speaker S merupakan varian yang lebih ringkas. Perangkat ini memiliki dimensi 130,5 × 85 × 44 mm dengan bobot 334 gram, sehingga dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan speaker portabel dengan ukuran relatif kecil.
Untuk menghasilkan suara, CMF membekali Speaker S dengan driver berukuran 45 mm yang memiliki daya keluaran 10 watt RMS. Perangkat ini juga dilengkapi baterai berkapasitas 2.600 mAh.
CMF mengklaim baterai tersebut mampu mendukung pemutaran musik hingga 18 jam. Durasi ini memberikan gambaran mengenai daya tahan perangkat untuk menemani aktivitas mendengarkan musik tanpa harus terlalu sering mengisi ulang baterai.
Spesifikasi CMF Speaker M
Berbeda dari varian S, CMF Speaker M hadir dengan dimensi lebih besar, yakni 220 × 85 × 54 mm. Bobotnya mencapai 602 gram, lebih berat dibandingkan model yang lebih kecil.
Perbedaan ukuran tersebut turut diikuti konfigurasi audio yang lebih lengkap. CMF Speaker M menggunakan woofer 70 mm dengan daya 25 watt RMS serta tweeter 16 mm dengan daya 10 watt RMS. Kombinasi keduanya menghasilkan total daya keluaran sebesar 35 watt RMS.
Untuk menunjang penggunaan portabel, speaker ini dibekali baterai berkapasitas 4.900 mAh. Meski kapasitas baterainya lebih besar, CMF mengklaim daya tahan pemutaran musiknya tetap mencapai hingga 18 jam.
CMF Speaker M ditujukan bagi pengguna yang menginginkan konfigurasi audio dengan daya keluaran lebih besar. Sementara itu, Speaker S menawarkan pilihan yang lebih ringkas untuk kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Fitur CMF Speaker S dan M
Di luar perbedaan spesifikasi perangkat keras, kedua speaker memiliki fitur pendukung yang sama. CMF membekali keduanya dengan Bluetooth 6.0 untuk konektivitas nirkabel.
Kedua perangkat juga dilengkapi NFC, yang dapat mendukung proses koneksi dengan perangkat kompatibel. Selain itu, tersedia port USB-C yang mendukung pemutaran audio.
Untuk menyesuaikan karakter suara, CMF menghadirkan fitur Ultra Bass dan Custom EQ. Ultra Bass ditujukan untuk memberikan karakter suara bass yang lebih menonjol, sedangkan Custom EQ memungkinkan pengguna mengatur karakter audio sesuai preferensi.
Terdapat pula Night Mode yang menjadi fitur tambahan dalam penggunaan speaker. Meski demikian, rincian lebih lanjut mengenai cara kerja dan pengaturan mode tersebut tidak dijelaskan dalam informasi yang tersedia.
Fitur lainnya adalah dukungan koneksi dua perangkat sekaligus. Kemampuan ini memungkinkan speaker terhubung dengan dua perangkat kompatibel, sehingga memberikan fleksibilitas ketika digunakan bersama beberapa sumber audio.
Dari sisi ketahanan, CMF Speaker S dan Speaker M telah mengantongi sertifikasi IP68. Sertifikasi ini menunjukkan tingkat perlindungan terhadap debu serta ketahanan terhadap air dalam kondisi pengujian yang ditentukan. Pengguna tetap perlu memperhatikan ketentuan penggunaan dari produsen agar perangkat tetap terjaga.
Harga CMF Speaker S dan Speaker M
Di pasar global, CMF Speaker S dan CMF Speaker M ditawarkan dengan harga berbeda sesuai spesifikasi masing-masing.
CMF Speaker S dibanderol 59 dollar AS atau sekitar Rp1 juta. Sementara itu, CMF Speaker M dijual dengan harga 109 dollar AS atau setara kurang lebih Rp1,9 juta.
Selisih harga tersebut sejalan dengan perbedaan ukuran perangkat, konfigurasi driver, dan daya keluaran audio yang ditawarkan.
Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai harga maupun jadwal ketersediaan CMF Speaker S dan CMF Speaker M di Indonesia. Calon pembeli di Tanah Air masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut mengenai kemungkinan pemasaran kedua speaker tersebut di pasar lokal.
Kehadiran CMF Speaker S dan Speaker M menambah pilihan perangkat audio portabel dengan pendekatan desain yang dapat dikustomisasi. Model S menawarkan bentuk lebih kecil, sedangkan model M membawa konfigurasi driver dengan daya keluaran lebih besar. Keduanya memiliki fitur konektivitas dan daya tahan baterai yang diklaim mencapai hingga 18 jam, sehingga pengguna dapat mempertimbangkan pilihan berdasarkan kebutuhan audio dan portabilitas.

