![]() |
| Gambar : JabarNews |
Jogjaterkini.id - Yogyakarta selama ini dikenal sebagai kota budaya dengan ragam kuliner tradisional yang kuat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, lanskap kuliner di Kota Gudeg juga semakin berwarna dengan hadirnya berbagai restoran yang menyajikan masakan khas Sunda. Bagi wisatawan maupun warga lokal, keberadaan rumah makan Sunda di Jogja menjadi alternatif menarik untuk menikmati cita rasa Priangan tanpa harus bepergian jauh ke Jawa Barat.
Memasuki tahun 2026, restoran Sunda di Yogyakarta tidak hanya menawarkan menu autentik, tetapi juga konsep tempat makan yang beragam. Mulai dari saung bambu bernuansa pedesaan, restoran keluarga dengan area bermain anak, hingga lesehan sederhana yang cocok untuk santap malam. Pilihan menu pun cukup lengkap, dari nasi liwet, nasi timbel, pepes, hingga aneka sambal dan lalapan segar.
Berikut rangkuman 10 restoran Sunda di Yogyakarta yang bisa menjadi referensi wisata kuliner, baik untuk agenda liburan maupun makan bersama keluarga.
1. Pesona Kampung Sunda Yogyakarta
Mengusung konsep imah saung khas Priangan, Pesona Kampung Sunda Yogyakarta menawarkan pengalaman bersantap dengan suasana tradisional yang menenangkan. Area indoor dan outdoor dipadukan dengan ornamen bambu dan atap ijuk, menciptakan nuansa pedesaan yang kuat.
Menu yang disajikan cukup beragam, mulai dari nasi liwet karuhun, nasi bakar aneka lauk, hingga tumisan khas Sunda seperti jengkol dan kembang gedang. Harga menu yang relatif terjangkau membuat tempat ini ramai dikunjungi sejak pagi hingga malam hari.
2. Lalawuh Sunda
Lalawuh Sunda dikenal dengan suasana makan yang lebih tenang karena berada di tepi kolam ikan. Interiornya didesain memanjang dengan pencahayaan lampu gantung yang memberi kesan hangat.
Dari sisi menu, restoran ini menyajikan pilihan khas Sunda yang cukup lengkap, seperti nasi tutug oncom, pepes ikan, empal gepuk, hingga sate maranggi. Pilihan camilan tradisional seperti combro, gehu, dan colenak juga tersedia sebagai pelengkap.
3. Sangu Sambel Sunda
Bagi pencinta penyetan dan sambal, Sangu Sambel Sunda bisa menjadi pilihan. Lokasinya yang strategis di kawasan pusat kota membuat tempat ini mudah diakses, terutama bagi pengunjung yang beraktivitas hingga larut malam.
Menu andalan di sini berupa aneka lauk goreng dan bakar dengan pilihan sambal yang beragam. Konsep semi indoor dan jam buka hingga dini hari menjadikan Sangu Sambel Sunda cukup populer di kalangan mahasiswa dan pekerja malam.
4. Saung Umma – Masakan Sunda Khas Tasikmalaya
Saung Umma menawarkan konsep ramah keluarga dengan area bermain anak. Tempat ini cocok untuk makan bersama tanpa perlu khawatir anak cepat bosan.
Menu yang disajikan mengusung masakan Sunda rumahan, mulai dari ikan dan ayam bakar, sayur asem, karedok, hingga jajanan seperti bala-bala dan tempe mendoan. Harga yang ekonomis menjadi daya tarik utama restoran ini.
5. Ka Desa Warung Sunda
Menggabungkan desain semi modern dengan dominasi unsur kayu, Ka Desa Warung Sunda menghadirkan suasana makan yang nyaman dan bersih. Menu yang ditawarkan lebih banyak berupa tumisan dan olahan ayam khas Sunda.
Pilihan sambal yang bervariasi serta porsi yang cukup mengenyangkan menjadikan tempat ini cocok untuk makan siang maupun makan malam bersama rekan kerja atau keluarga.
6. Resto Sunda Kahyangan
Resto Sunda Kahyangan menghadirkan nuansa Sunda klasik melalui penggunaan sekat bambu dan pilihan tempat duduk lesehan. Konsep ini memberikan pengalaman makan yang lebih santai dan akrab.
Menu seperti nasi timbel, nasi liwet, karedok, serta ikan bakar menjadi andalan. Harga yang relatif terjangkau membuat restoran ini sering menjadi tujuan makan bersama dalam rombongan kecil hingga menengah.
7. Gubug Makan Mang Engking Soragan Castle
Mengusung konsep unik, Gubug Makan Mang Engking Soragan Castle memadukan gaya kastil Eropa dengan saung bambu khas Sunda. Tempat ini kerap dipilih untuk acara keluarga atau pertemuan informal.
Menu utama didominasi olahan seafood seperti udang dan gurame dengan berbagai pilihan bumbu. Suasana tempat yang berbeda dari restoran Sunda pada umumnya menjadi nilai tambah tersendiri.
8. Lesehan Priangan Pepes dan Goreng
Bagi yang mencari tempat makan sederhana dengan harga ramah di kantong, Lesehan Priangan Pepes dan Goreng patut dipertimbangkan. Konsep lesehan rumahan membuat suasana makan terasa lebih santai.
Pilihan pepes menjadi menu unggulan, mulai dari pepes ikan hingga pepes jeroan. Selain itu, tersedia pula ayam goreng dan ayam geprek yang cukup diminati pengunjung.
9. Cimoll Resto
Cimoll Resto menghadirkan suasana makan yang lebih estetis dengan ornamen payung geulis khas Tasikmalaya dan area hijau di sekelilingnya. Tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner sambil bersantai.
Menu nasi timbel dengan berbagai pilihan lauk menjadi daya tarik utama. Selain itu, tersedia pula aneka olahan ikan, udang, dan ayam dengan variasi bumbu yang cukup lengkap.
10. Ikan Bakar Cianjur – Jogja
Ikan Bakar Cianjur dikenal sebagai restoran keluarga dengan suasana tenang dan area yang luas. Tempat ini sering menjadi pilihan untuk acara makan bersama dalam skala besar.
Menu yang disajikan mencakup ikan bakar dan goreng, pepes, nasi liwet, hingga sayur khas Sunda seperti karedok dan sayur asem. Porsi yang cukup besar dan kualitas bahan menjadi keunggulan restoran ini.
Kesimpulan
Keberadaan restoran Sunda di Yogyakarta menunjukkan bahwa kota ini terus berkembang sebagai destinasi wisata kuliner lintas daerah. Dengan pilihan tempat makan yang beragam, wisatawan dapat menyesuaikan pengalaman bersantap sesuai kebutuhan, baik untuk keluarga, rombongan, maupun makan santai bersama teman. Menjelang tahun 2026, eksplorasi kuliner Sunda di Jogja bisa menjadi agenda menarik yang melengkapi perjalanan wisata budaya di Kota Pelajar.

