TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Kopi Klotok Jogja, Destinasi Kuliner Tradisional yang Tak Pernah Sepi

Kopi Klotok Jogja, Destinasi Kuliner Tradisional yang Tak Pernah Sepi
Gambar : Nagan Tour


Jogjaterkini.id - Yogyakarta selalu punya cara untuk membuat wisatawan kembali. Selain kawasan legendaris seperti Jalan Malioboro dan Taman Sari, ada satu destinasi kuliner yang konsisten ramai sejak pagi, yakni Kopi Klotok Jogja.

Berbeda dari kedai kopi modern yang mengandalkan mesin espresso dan teknik seduh kekinian, tempat ini justru mempertahankan cara lama. Di sinilah letak daya tariknya. Pengunjung datang bukan sekadar untuk minum kopi, tetapi untuk merasakan pengalaman khas pedesaan Jawa yang semakin jarang ditemui.

Artikel ini mengulas sisi berbeda dari Kopi Klotok Jogja, mulai dari latar belakang berdirinya, konsep yang membuatnya bertahan di tengah tren kopi modern, hingga informasi alamat dan jam operasional bagi wisatawan.

Awal Mula Kopi Klotok Jogja dan Filosofi di Baliknya

Kopi Klotok Jogja berdiri pada 2015. Pemiliknya, Sri Handayani, memulai usaha ini dari kerinduan keluarga terhadap masakan rumahan khas Jawa yang semakin sulit ditemukan.

Alih-alih membuka kafe modern, ia memilih konsep warung tradisional yang sederhana. Nama “klotok” sendiri berasal dari bunyi air dan kopi yang direbus di dalam panci di atas tungku arang. Suara klotok-klotok itulah yang menjadi identitas sekaligus ciri khas proses penyeduhan kopi di sini.

Bangunan joglo yang digunakan bukan sekadar dekorasi. Rumah tradisional tersebut merupakan warisan keluarga yang kemudian dimanfaatkan sebagai ruang makan. Kombinasi arsitektur klasik, perabot kayu, serta pemandangan sawah di sekitarnya menciptakan suasana yang terasa hangat dan akrab.

Popularitasnya meningkat setelah sejumlah tokoh publik berkunjung, termasuk Joko Widodo bersama keluarga. Sejak saat itu, Kopi Klotok kian dikenal luas dan menjadi tujuan wajib wisata kuliner di Jogja.

Pengalaman Kuliner yang Tidak Sekadar Soal Kopi

Meski mengusung nama kopi, daya tarik tempat ini tidak berhenti pada minuman saja. Konsepnya menyerupai dapur rumahan dengan sajian prasmanan sederhana.

Beberapa menu yang kerap menjadi favorit antara lain:

  • Kopi klotok rebus khas Jawa

  • Sayur lodeh

  • Telur dadar tebal

  • Tempe dan tahu goreng

  • Pisang goreng hangat

Cita rasa masakan cenderung sederhana, tidak berlebihan dalam bumbu, namun justru itulah yang membuatnya terasa autentik. Banyak pengunjung datang bersama keluarga untuk sarapan atau makan siang santai.

Suasana sawah yang terbentang di sekitar lokasi menjadi nilai tambah. Saat cuaca cerah, latar pegunungan membuat pengalaman bersantap terasa lebih tenang dibanding kawasan pusat kota.


Baca Juga : Inilah Daftar Menu dan Harga Kopi Klotok Jogja untuk Referensi Budget 

Alamat dan Jam Operasional Kopi Klotok Jogja

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, Kopi Klotok Jogja berlokasi di:

Jl. Kaliurang KM 16, Kledokan, Pakembinangun, Sleman, Yogyakarta

Kedai ini buka setiap hari pukul 07.00–22.00 WIB.

Karena tingkat kunjungan cukup tinggi, terutama akhir pekan dan musim liburan, disarankan datang lebih pagi untuk menghindari antrean panjang. Hari kerja biasanya relatif lebih lengang dibanding Sabtu dan Minggu.

Destinasi Wisata di Sekitar Kopi Klotok

Letaknya yang berada di kawasan utara Jogja membuat Kopi Klotok strategis untuk dijadikan titik singgah sebelum atau sesudah berwisata. Beberapa lokasi populer di sekitarnya antara lain:

  • Kawasan Kaliurang

  • Lereng Gunung Merapi

  • Museum dan taman wisata di wilayah Sleman

Dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari pusat kota, pengunjung tetap mudah mengakses berbagai destinasi lain dalam satu hari perjalanan.

Mengapa Kopi Klotok Tetap Relevan di Tengah Tren Kopi Modern?

Di tengah maraknya coffee shop bergaya industrial dan menu berbasis espresso, Kopi Klotok justru membuktikan bahwa pasar untuk konsep tradisional masih sangat kuat. Konsumen tidak selalu mencari tempat yang estetik untuk berfoto. Banyak pula yang menginginkan suasana akrab, rasa rumahan, dan pengalaman yang membumi.

Kopi Klotok Jogja menjadi contoh bagaimana kearifan lokal dapat dikemas secara konsisten tanpa kehilangan identitasnya. Perpaduan antara kuliner tradisional, arsitektur joglo, dan lanskap sawah menjadi diferensiasi yang sulit ditiru.

Bagi Anda yang merencanakan liburan ke Yogyakarta, menyempatkan waktu singgah ke Kopi Klotok bisa menjadi pilihan tepat untuk menikmati sisi lain kota ini. Bukan sekadar ngopi, tetapi merasakan atmosfer desa yang tenang di tengah geliat pariwisata Jogja yang terus berkembang.

Ketik kata kunci lalu Enter

close