TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Curug Pulosari Bantul, Surga Tersembunyi dengan Air Terjun Hijau Alami di Yogyakarta

 

Curug Pulosari Bantul, Surga Tersembunyi dengan Air Terjun Hijau Alami di Yogyakarta

Jogjaterkini.id - Curug Pulosari menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Bantul yang mulai banyak dilirik wisatawan. Tempat ini menawarkan suasana alami dengan air terjun kecil yang berada di tengah kawasan perbukitan hijau dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Jika selama ini Yogyakarta identik dengan wisata pantai, kuliner, atau kawasan Malioboro, Curug Pulosari hadir sebagai alternatif tempat healing yang cocok untuk pencinta alam. Lokasinya yang tersembunyi membuat suasana di kawasan ini terasa lebih tenang dan asri.

Asal Usul Nama Curug Pulosari

Nama Curug Pulosari berasal dari dua kata, yakni “curug” yang berarti air terjun berukuran kecil, serta “Pulosari” yang merupakan nama wilayah tempat wisata tersebut berada. Karena itu, Curug Pulosari dapat diartikan sebagai air terjun yang berada di kawasan Pulosari, Bantul.

Meski ukurannya tidak terlalu besar, keindahan alam di sekitar air terjun justru menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Daya Tarik Curug Pulosari Bantul

1. Air Terjun Alami di Tengah Perbukitan

Curug Pulosari memiliki ketinggian sekitar 5 hingga 7 meter dengan bentuk air terjun yang melebar. Air mengalir di antara dua tebing hijau yang masih alami sehingga menciptakan panorama yang menenangkan.

Saat musim penghujan tiba, debit air biasanya lebih deras dan tampak semakin memukau. Sementara pada musim kemarau, aliran air cenderung mengecil bahkan bisa mengering.

2. Kolam Alami Berwarna Hijau

Di bawah air terjun terdapat kolam alami dengan warna kehijauan yang terlihat jernih. Banyak pengunjung memanfaatkan area ini untuk bermain air atau sekadar merendam kaki sambil menikmati suasana alam.

Warna air yang tampak hijau berasal dari pantulan pepohonan di sekitar curug serta kondisi alam yang masih sangat asri.

3. Suasana Tenang dan Udara Sejuk

Lokasi Curug Pulosari berada cukup jauh dari keramaian kota. Dikelilingi pepohonan rindang dan perbukitan hijau, kawasan ini menghadirkan udara segar yang cocok untuk refreshing.

Suara gemericik air berpadu dengan suasana alam yang sunyi membuat tempat ini terasa nyaman untuk melepas penat.

4. Spot Panjat Tebing dan Repling

Tidak hanya menawarkan wisata air, Curug Pulosari juga dikenal sebagai lokasi olahraga alam. Di sisi barat air terjun terdapat area untuk aktivitas panjat tebing dan turun tebing atau repling.

Aktivitas ini biasanya menjadi pilihan wisatawan yang menyukai tantangan dan kegiatan outdoor.

5. Lanskap Alam yang Fotogenik

Keindahan batuan alam, pepohonan lebat, serta aliran air terjun membuat Curug Pulosari memiliki banyak spot foto menarik. Nuansa alam yang masih natural menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berburu foto estetik.

Fasilitas di Curug Pulosari

Walau berada di kawasan pedalaman, fasilitas di Curug Pulosari terbilang cukup memadai untuk wisata alam. Beberapa fasilitas yang tersedia di antaranya:

  • Area parkir
  • Toilet dan ruang bilas
  • Gazebo
  • Warung makan
  • Tempat ganti pakaian
  • Penyewaan ban renang
  • Area istirahat pengunjung

Kebersihan kawasan wisata juga cukup terjaga sehingga pengunjung tetap bisa menikmati suasana alam yang nyaman.

Harga Tiket Masuk Curug Pulosari

Berwisata ke Curug Pulosari tidak memerlukan biaya mahal. Berikut rincian biaya masuk terbaru:

  • Tiket masuk: Rp2.000 per orang
  • Parkir motor: Rp2.000
  • Parkir mobil: Rp5.000

Dengan biaya yang sangat terjangkau, pengunjung sudah bisa menikmati panorama alam yang masih alami.

Jam Operasional

Curug Pulosari buka setiap hari dengan jam operasional:

  • 08.00 WIB hingga 17.00 WIB

Pengunjung disarankan datang pada pagi atau siang hari agar perjalanan menuju lokasi lebih aman dan nyaman.

Lokasi dan Rute Menuju Curug Pulosari

Curug Pulosari berada di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jaraknya sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit hingga 1 jam perjalanan.

Dari Kota Jogja, wisatawan dapat menuju Jalan Bantul hingga melewati Ringroad Selatan. Setelah itu lanjut ke kawasan Desa Wisata Kasongan dan mengikuti arah menuju Desa Wisata Krebet.

Saat memasuki kawasan Krebet, jalan mulai menanjak dan berkelok. Pengunjung nantinya akan menemukan patung Bagong yang menjadi penanda arah menuju Curug Pulosari.

Dari area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 7 sampai 10 menit melewati jalur setapak yang cukup menurun.

Tips Berkunjung ke Curug Pulosari

Agar perjalanan lebih nyaman, berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan sebelum datang ke Curug Pulosari:

  • Datang saat musim penghujan agar debit air lebih besar
  • Gunakan alas kaki anti licin karena jalur cukup terjal
  • Disarankan menggunakan motor untuk akses yang lebih mudah
  • Tetap berhati-hati saat trekking menuju lokasi curug
  • Jangan membuang sampah sembarangan demi menjaga kelestarian alam

Curug Pulosari Bantul cocok menjadi pilihan wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam tenang dengan panorama air terjun alami. Meski lokasinya tersembunyi, pesona alam yang ditawarkan mampu menghadirkan pengalaman liburan yang berbeda di Yogyakarta.

Ketik kata kunci lalu Enter

close