![]() |
| Gambar : Visiting Jogja |
Jogjaterkini.id - Yogyakarta tidak pernah kehabisan destinasi wisata alam yang memikat. Salah satu tempat yang masih menjadi favorit wisatawan hingga kini adalah Tebing Watu Mabur. Berada di kawasan perbukitan Mangunan, tempat ini menawarkan panorama alam khas Pegunungan Seribu dengan suasana sejuk dan menenangkan.
Nama Watu Mabur sendiri berasal dari bahasa Jawa. “Watu” berarti batu, sedangkan “mabur” berarti terbang atau melayang. Julukan tersebut muncul karena fenomena kabut tebal yang sering terlihat pada pagi hari. Saat kabut menyelimuti area perbukitan, batuan di tebing tampak seperti melayang di atas awan.
Pemandangan inilah yang membuat banyak wisatawan rela datang sejak dini hari demi menikmati suasana matahari terbit dari ketinggian.
Daya Tarik Tebing Watu Mabur
Keindahan utama Tebing Watu Mabur terletak pada lanskap alamnya yang masih asri. Dari gardu pandang yang tersedia, pengunjung dapat menyaksikan hamparan hijau perbukitan, area persawahan, hingga aliran Sungai Oyo yang berkelok di kejauhan.
Udara di kawasan ini juga terasa segar karena lokasinya berada di dataran tinggi. Tidak heran jika banyak wisatawan datang untuk mencari suasana tenang sekaligus melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
Selain panorama alam, tempat ini juga dikenal memiliki banyak spot foto menarik. Beberapa spot favorit pengunjung antara lain gardu pandang bambu, menara bambu, hingga area tebing dengan latar belakang pegunungan.
Saat cuaca cerah, hasil foto terlihat semakin dramatis karena dipadukan dengan kabut tipis dan cahaya matahari pagi.
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan
1. Menikmati Sunrise
Salah satu momen paling ditunggu wisatawan di Watu Mabur adalah sunrise. Banyak pengunjung datang sekitar pukul 05.00 WIB untuk mendapatkan pemandangan matahari terbit terbaik.
Ketika cuaca mendukung, sinar matahari perlahan muncul di balik perbukitan dan menciptakan suasana yang sangat memukau.
2. Camping di Alam Terbuka
Awalnya kawasan ini memang dikembangkan sebagai area camping ground. Karena itu, fasilitas berkemah di sini cukup memadai untuk wisatawan yang ingin menikmati malam di alam terbuka.
Berkemah di Watu Mabur memberikan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat menikmati suasana malam yang tenang dengan udara dingin khas pegunungan.
3. Berburu Foto Instagramable
Bagi pecinta fotografi dan konten media sosial, Watu Mabur memiliki banyak sudut menarik untuk diabadikan. Spot foto dengan latar pegunungan dan kabut menjadi daya tarik utama.
Gardu pandang yang menghadap langsung ke alam terbuka juga sering digunakan wisatawan untuk mendapatkan hasil foto estetik.
4. Menikmati Panorama Alam Pegunungan
Tidak hanya pegunungan, pengunjung juga bisa melihat hamparan sawah hijau dan Sungai Oyo dari atas ketinggian. Kombinasi lanskap tersebut menciptakan suasana alam yang menenangkan dan cocok untuk healing.
Harga Tiket Masuk Tebing Watu Mabur
Berikut rincian biaya wisata di Tebing Watu Mabur:
- Tiket masuk: Rp2.500 per orang
- Parkir motor: Rp2.000
- Parkir mobil: Rp5.000
- Sewa area camping: Rp30.000
- Sewa tenda dan perlengkapan camping: Rp110.000
- Sewa unit glamping: Rp350.000
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola.
Jam Operasional
Tebing Watu Mabur buka selama 24 jam. Wisatawan dapat datang kapan saja, terutama bagi yang ingin menikmati suasana sunrise atau bermalam dengan camping.
Fasilitas yang Tersedia
Kawasan wisata ini sudah dilengkapi beberapa fasilitas pendukung, antara lain:
- Area parkir
- Toilet
- Mushola
- Rumah makan
- Penginapan
- Area camping
- Spot foto
- Gardu pandang
Fasilitas tersebut membuat pengunjung lebih nyaman saat berwisata di kawasan Watu Mabur.
Lokasi dan Rute Menuju Tebing Watu Mabur
Bantul menjadi lokasi dari wisata alam ini, tepatnya di kawasan Mangunan yang terkenal dengan panorama perbukitannya.
Dari pusat Kota Yogyakarta, perjalanan dapat ditempuh melalui Jalan Imogiri Timur menuju Kecamatan Imogiri. Setelah itu, pengunjung tinggal mengikuti arah menuju kawasan Mangunan.
Sepanjang perjalanan, wisatawan akan melewati beberapa destinasi populer seperti Jurang Tembelan sebelum akhirnya tiba di Tebing Watu Mabur.
Akses jalan menuju lokasi sudah beraspal dan dapat dilalui motor maupun mobil. Namun, pengunjung tetap perlu berhati-hati karena jalannya cukup menanjak dan berkelok.
Tips Berkunjung ke Tebing Watu Mabur
Agar liburan semakin nyaman, berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan:
- Datang pagi hari jika ingin menikmati sunrise
- Hindari musim hujan agar pemandangan tidak tertutup kabut tebal
- Gunakan jaket karena udara cukup dingin
- Siapkan kamera atau ponsel untuk mengabadikan momen
- Lakukan reservasi terlebih dahulu jika ingin menginap di glamping
- Tetap berhati-hati saat berada di area tebing
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam Yogyakarta dari sudut berbeda, Tebing Watu Mabur bisa menjadi pilihan menarik. Panorama perbukitan, udara sejuk, hingga sensasi berada di atas awan membuat tempat ini cocok dijadikan destinasi healing bersama keluarga maupun teman.

