TSMlBUA7TprpTUG5BSGlTfA7GA==

Terungkap! Ini Alasan Istri Tega Sayat Leher Suami Usai Minta Maaf

 

Terungkap! Ini Alasan Istri Tega Sayat Leher Suami Usai Minta Maaf
Gambar : Tangsel Express



Jogjaterkini.id - Aparat kepolisian mengungkap motif di balik aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan seorang perempuan berinisial AF (26) terhadap suaminya, S (35). Peristiwa tersebut terjadi di sebuah penginapan kawasan Parangtritis, Kabupaten Bantul, dan diduga dipicu persoalan hubungan asmara dengan pria lain.

Kapolsek Kretek, AKP Joko Mulyono, menjelaskan bahwa pelaku nekat melakukan penganiayaan lantaran tidak terima ditegur oleh korban. Teguran itu berkaitan dengan dugaan perselingkuhan yang diketahui korban dari ponsel milik pelaku.

"Motif pelaku tidak terima ditegur oleh korban, karena korban mengetahui bahwa pelaku ada hubungan dengan pria lain," kata Kapolsek Kretek, AKP Joko Mulyono saat dihubungi detikJogja, Senin (11/5/2026).

Meski demikian, polisi masih mendalami sejumlah fakta lain, termasuk tindakan pelaku yang sempat meminta maaf dan memeluk korban sebelum melakukan penyerangan.

"Untuk itu masih dalam tahap pendalaman. Karena sampai dengan saat ini proses penyidikan masih berjalan," ucapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan bahwa hubungan rumah tangga pasangan tersebut memang telah lama diwarnai konflik. Bahkan, sebelum kejadian di Bantul, keduanya sempat terlibat pertengkaran di rumah mereka di Karanganyar, Jawa Tengah.

"Hubungan suami istri sudah tidak harmonis. Sebelumnya juga sempat cekcok di rumah Karanganyar," ujarnya.

Menurut Rita, pertengkaran tersebut dipicu oleh temuan korban atas komunikasi pelaku dengan pria lain melalui telepon genggamnya.

"Kalau cekcok itu setelah korban mengetahui di HP pelaku ada komunikasi dengan diduga pria lain," katanya.

Peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi pada Sabtu (9/5) sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah losmen di Padukuhan Mancingan, Parangtritis. Saat itu, korban bersama pelaku dan anak mereka tengah beristirahat usai berwisata.

Rita menjelaskan, situasi berubah mencekam ketika korban yang tengah tertidur bersama anaknya tiba-tiba diserang oleh pelaku.

"Telah terjadi dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di losmen Parangtritis. Korban laki-laki inisial S (35) warga Karanganyar, Jawa Tengah," kata Rita saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (10/5/2026).

"Pada saat pelapor tidur dengan anaknya, terlapor memeluk dan meminta maaf kepada pelapor. Pada saat itu juga terlapor mengiris leher pelapor sebanyak satu kali sampai leher pelapor mengeluarkan darah," jelasnya.

Korban yang mengalami luka di bagian leher sempat berteriak meminta pertolongan dan berhasil diselamatkan. Sementara itu, pelaku kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi sorotan karena memperlihatkan eskalasi konflik rumah tangga yang berujung pada tindakan kekerasan serius. Polisi memastikan penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh latar belakang serta kondisi psikologis pelaku saat kejadian.

Sumber : DetikJogja

Ketik kata kunci lalu Enter

close