| Sumber Gambar : MarapiUncover |
Jogjaterkini,id — Warga di sekitar aliran Kali Code, Gemawang, Mlati, Sleman, dikejutkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas, Selasa (1/9/2026) siang. Jenazah ditemukan dalam kondisi mengambang sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas.
Penemuan tersebut dilaporkan sebagai kejadian yang diduga berkaitan dengan kecelakaan air. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Bambang Kuntoro mengatakan laporan mengenai penemuan tersebut diterima pada pukul 12.28 WIB. Lokasi kejadian berada di area Kali Code, Gemawang, tepatnya di selatan rusun.
“Kejadian di Kali Code, Gemawang, selatan rusun. Laporan masuk pukul 12.28 WIB, jenis kejadian laka air,” kata Bambang kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Jenazah Ditemukan di Sodetan Selokan Mataram
Bambang menjelaskan korban ditemukan sudah dalam kondisi mengambang di bagian sodetan Selokan Mataram yang mengarah ke Kali Code. Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah dari lokasi.
Identitas pria tersebut hingga kini belum diketahui. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan medis.
Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan adanya luka benturan pada bagian belakang kepala korban. Namun, temuan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan penyebab kematian.
Bambang mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta informasi dari kepolisian untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab korban meninggal dunia.
Ciri-ciri Korban
Adapun berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui memiliki postur tubuh gemuk. Pria tersebut juga memiliki tato yang berada di bagian perut.
Sementara untuk tinggi badan, korban diperkirakan memiliki tinggi sekitar 166 sentimeter.
Hingga jenazah dievakuasi, belum diketahui bagaimana pria tersebut bisa berada di aliran air maupun kronologi sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Saat ini sudah terkondisi dan dievakuasi. Untuk penyebab (kematian) masih belum diketahui,” pungkasnya.
Sumber :YogyaPos
