![]() |
| Sumber Gambar : Yang Canggih |
Jogjaterkini.id - Motorola memperkenalkan smartphone flagship terbarunya, Motorola Signature 27, dalam ajang Snapdragon Summit pada Selasa (22/9/2026). Ponsel ini hadir sebagai generasi kedua dari lini ultra premium Motorola Signature dan menjadi salah satu perangkat pertama yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Kehadiran Signature 27 sekaligus menandai perubahan strategi Motorola dalam penamaan lini flagship tersebut. Selain membawa chipset terbaru Qualcomm, Motorola memberikan sejumlah peningkatan pada kamera, sistem pendinginan, dan sektor audio.
Motorola Signature 27 Gunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Motorola Signature 27 ditenagai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, chipset terbaru Qualcomm yang diperkenalkan pada hari yang sama dengan peluncuran ponsel tersebut.
Chipset ini diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer. Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 memiliki dua inti utama dengan kecepatan hingga 5 GHz dan enam inti performa yang mencapai 4 GHz.
Penggunaan chipset tersebut menjadi salah satu aspek penting Signature 27 sebagai perangkat flagship terbaru Motorola. Perusahaan menyebut ponsel ini sebagai smartphone paling canggih yang pernah mereka buat.
Signature 27 merupakan penerus Motorola Signature generasi pertama yang diperkenalkan pada CES 2026. Generasi sebelumnya menggunakan Snapdragon 8 Gen 5.
Nama Signature Kini Menggunakan Angka Tahun
Motorola juga mengubah sistem penamaan untuk keluarga Signature. Jika generasi sebelumnya menggunakan nama Motorola Signature, model terbaru kini memakai dua digit terakhir dari tahun berikutnya.
Karena diperkenalkan pada 2026, ponsel tersebut menggunakan nama Signature 27.
Menurut Motorola, sistem penamaan berbasis angka ini dibuat untuk memberikan identitas yang lebih jelas sekaligus menjaga konsistensi lini Signature pada generasi berikutnya.
Kamera Telefoto Periskop 200 MP Jadi Pembaruan Utama
Salah satu perubahan terbesar pada Motorola Signature 27 berada di sektor fotografi. Ponsel ini membawa empat kamera belakang yang ditempatkan pada sejumlah lubang berbentuk melingkar di modul kamera.
Kamera utama menggunakan sensor Sony LYTIA 910 beresolusi 50 MP. Kamera tersebut ditemani kamera telefoto periskop dengan resolusi yang jauh lebih tinggi, yakni 200 MP.
Sebagai pembanding, Signature generasi pertama menggunakan kamera telefoto periskop 50 MP dengan kemampuan optical zoom 3x.
Peningkatan resolusi pada kamera telefoto membuat hasil foto memiliki ruang lebih besar untuk proses crop. Dengan demikian, bagian tertentu dari foto dapat dipotong lebih jauh dengan tetap mempertahankan detail yang lebih banyak.
Namun, Motorola belum mengungkap spesifikasi dua kamera belakang lainnya. Spesifikasi kamera depan juga masih belum diumumkan.
Perekaman Video Didukung AI
Motorola Signature 27 turut membawa Video Enhancement Engine yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu proses perekaman video.
Sistem tersebut dapat menganalisis adegan secara real-time. Berdasarkan hasil analisis, pengaturan video dapat disesuaikan secara otomatis sesuai kondisi yang terdeteksi.
Kamera Signature 27 juga mendapatkan dukungan optical image stabilization atau OIS dengan sudut koreksi hingga 3,5 derajat.
Teknologi tersebut bekerja untuk mengurangi efek guncangan tangan ketika pengguna mengambil foto maupun merekam video. Sistem OIS pada ponsel ini juga didukung Qualcomm Image Stabilization yang terintegrasi pada chipset terbaru.
Sistem Pendingin ArcticMesh Gunakan Material Berlian
Penggunaan chipset berperforma tinggi membuat pengelolaan suhu menjadi bagian penting pada sebuah smartphone flagship. Untuk kebutuhan tersebut, Motorola memperkenalkan sistem pendingin baru bernama ArcticMesh.
Sistem ArcticMesh menggabungkan beberapa komponen, termasuk gel termal yang dicampur berlian, logam cair, jaring tembaga, serta vapor chamber 3D yang didesain ulang.
Motorola menyebut vapor chamber pada Signature 27 berukuran 40 persen lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.
Vapor chamber merupakan komponen berbentuk lempengan tipis yang menggunakan cairan untuk membantu memindahkan panas. Cairan akan menguap ketika menerima panas dan kemudian mengembun kembali pada bagian yang lebih dingin.
Mekanisme tersebut membantu menyebarkan panas sehingga tidak terkonsentrasi pada satu area tertentu.
Motorola merancang sistem ArcticMesh untuk menjaga kestabilan performa ponsel ketika digunakan dalam aktivitas yang membutuhkan kinerja tinggi dalam waktu lama. Penggunaannya mencakup tugas AI di perangkat, bermain game, hingga merekam video.
Audio Signature 27 Berkolaborasi dengan Bang & Olufsen
Di sektor audio, Signature 27 menjadi smartphone Motorola pertama yang membawa label Audio by Bang & Olufsen.
Label tersebut merupakan bagian dari kerja sama multi-tahun antara Motorola dan produsen perangkat audio asal Denmark tersebut.
Kolaborasi ini menjadi salah satu pembaruan yang diperkenalkan Motorola pada generasi kedua lini Signature.
Android 17 dan Dukungan Update Selama Tujuh Tahun
Motorola Signature 27 menjalankan sistem operasi Android 17 sejak peluncurannya.
Motorola menjanjikan pembaruan sistem operasi selama tujuh tahun. Perusahaan juga memberikan jaminan pembaruan keamanan selama tujuh tahun yang dihitung sejak tanggal peluncuran global perangkat.
Ponsel ini turut terintegrasi dengan Google Gemini. Pengguna nantinya dapat memanfaatkan Gemini Omni untuk membuat video dan Lyria untuk menghasilkan musik menggunakan teknologi AI.
Untuk menunjang penggunaan layanan AI berbasis cloud, Motorola membekali Signature 27 dengan enam antena yang dapat bekerja secara bersamaan. Menurut Motorola, konfigurasi tersebut dirancang untuk meningkatkan kecepatan unduh data.
Desain Signature 27 Padukan Aluminium dan Keramik
Dari sisi tampilan, Motorola Signature 27 menggunakan rangka berbahan aluminium dengan sisi yang dibuat melengkung.
Modul kamera menggunakan kombinasi material keramik dan aluminium brushed. Motorola juga menghadirkan pilihan warna hasil kolaborasi dengan Pantone.
Ada dua varian yang diperkenalkan, yakni Pantone Coal Smoke dan Pantone Capulet Olive.
Pantone Coal Smoke memiliki bagian belakang dengan tekstur menyerupai anyaman. Sementara itu, Pantone Capulet Olive menggunakan permukaan bertekstur sikat yang terinspirasi dari material tekstil.
Spesifikasi Motorola Signature 27 yang Belum Diungkap
Meski sejumlah fitur utama telah diperkenalkan, Motorola masih menyimpan beberapa informasi penting mengenai Signature 27.
Berikut sejumlah spesifikasi yang belum diumumkan secara lengkap:
- Ukuran dan jenis layar
- Kapasitas baterai
- Kecepatan pengisian daya
- Pilihan RAM
- Kapasitas penyimpanan internal
- Spesifikasi kamera depan
- Harga
- Tanggal penjualan
Motorola menyatakan detail lengkap mengenai perangkat tersebut akan diumumkan menjelang peluncuran.
Untuk ketersediaan, Motorola baru memastikan Signature 27 akan dipasarkan di berbagai negara pada 2026. Namun, harga dan tanggal penjualan resminya belum diumumkan.
Ringkasan Motorola Signature 27
Motorola Signature 27 hadir sebagai generasi kedua lini smartphone ultra premium Motorola dengan sejumlah pembaruan utama. Ponsel ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 berbasis fabrikasi 2 nm, kamera telefoto periskop 200 MP, sistem pendingin ArcticMesh, serta audio dengan label Bang & Olufsen.
Perangkat tersebut juga menjalankan Android 17 dan mendapatkan komitmen pembaruan sistem operasi serta keamanan selama tujuh tahun. Meski demikian, beberapa spesifikasi penting seperti layar, baterai, RAM, penyimpanan, kamera depan, harga, dan tanggal penjualan masih menunggu pengumuman Motorola berikutnya.

