![]() |
| Sumber Gambar : Google Map |
Jogkjaterkini.id - Yogyakarta tidak hanya dikenal lewat destinasi wisata dan kekayaan budayanya. Kota ini juga memiliki banyak pilihan kuliner yang bisa ditemukan di pasar tradisional. Bagi wisatawan yang ingin mencicipi makanan lokal dengan pilihan beragam dan harga yang relatif terjangkau, pasar tradisional dapat menjadi salah satu tujuan yang menarik.
Setiap pasar memiliki karakter tersendiri. Ada yang berada di kawasan wisata populer, dekat stasiun, hingga pasar yang lebih banyak dikunjungi warga lokal. Jenis makanan yang tersedia pun beragam, mulai dari makanan berat, jajanan pasar, minuman tradisional, hingga camilan yang dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Dikutip dari Tripzila Berikut 10 pasar di Jogja yang dapat menjadi pilihan untuk berburu kuliner tradisional.
1. Pasar Ngasem
Pasar Ngasem menjadi salah satu pilihan untuk menikmati kuliner tradisional di kawasan Yogyakarta. Pasar ini ramai pada pagi hari dan menawarkan berbagai makanan yang cukup beragam.
Pengunjung dapat menemukan jenang gempol, brongkos, bubur krecek, wedang rempah, carabikang, sate, serta sejumlah jajanan tradisional lainnya.
Pasar yang berada di kawasan Kraton ini juga dikenal memiliki lingkungan yang bersih dan rapi sehingga cukup nyaman untuk berkeliling sekaligus mencari makanan.
Alamat: Jl. Polowijan No.11, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 05.00-16.00
2. Pasar Kranggan
Pasar Kranggan menawarkan pengalaman kuliner yang memadukan makanan tradisional dengan pilihan yang lebih kekinian. Lokasinya yang berada tidak jauh dari Tugu Yogyakarta membuat pasar ini cukup mudah dijangkau wisatawan.
Kuliner tradisional dapat ditemukan di lantai pertama, antara lain gudeg, soto, nasi rames, kue kering, dan berbagai jajanan pasar.
Sementara itu, lantai kedua menghadirkan sejumlah kedai dengan pilihan makanan yang lebih modern. Beberapa di antaranya menawarkan mi, roti, nasi lemak, dan menu lainnya.
Alamat: Jl. Pangeran Diponegoro, Gowongan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 04.00-13.00
3. Pasar Beringharjo
Pasar Beringharjo merupakan salah satu ikon wisata belanja di kawasan Malioboro. Selain menjadi tempat berburu batik, pakaian, dan berbagai kebutuhan lainnya, pasar ini juga dapat menjadi tujuan wisata kuliner.
Jika masuk lebih jauh ke area pasar, pengunjung dapat menemukan beragam makanan seperti sate, gudeg, pecel, soto, mi nyemek, dan bakso.
Pilihan jajanan tradisional juga tersedia, termasuk jenang sumsum dan cendol. Dengan demikian, wisatawan dapat menggabungkan agenda berburu kuliner dengan aktivitas belanja di kawasan Malioboro.
Alamat: Jl. Margo Mulyo No.16, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 08.30-21.00
4. Pasar Kotagede
Pasar Kotagede, yang juga dikenal sebagai Pasar Legi, menawarkan pilihan kuliner yang cukup beragam. Pasar ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal jajanan tradisional khas kawasan Kotagede.
Selain makanan berat dan berbagai camilan, terdapat sejumlah jajanan tradisional yang mungkin tidak mudah ditemukan di tempat lain. Beberapa di antaranya adalah kipo, kue kembang waru, dan ukel manis.
Pilihan makanan yang beragam membuat pasar ini dapat dikunjungi untuk mencari sarapan, camilan, maupun makanan yang dibawa pulang.
Alamat: Jl. Mentaok Raya, Purbayan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 24 jam
5. Pasar Prawirotaman
Prawirotaman dikenal sebagai salah satu kawasan yang banyak dikunjungi wisatawan. Di kawasan tersebut terdapat Pasar Prawirotaman yang telah direvitalisasi dan memiliki fasilitas yang lebih modern.
Pasar ini terdiri dari empat lantai serta dilengkapi eskalator dan area food court. Pengunjung dapat menemukan sejumlah kuliner tradisional seperti mi penti, lupis, carabikang, dan aneka jajanan pasar.
Selain makanan tradisional, tersedia pula gerai yang menawarkan menu kekinian, termasuk TFP Kopi Warung dan Bakoel Sosoe.
Alamat: Jl. Parangtritis No.103, Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 05.00-12.00
6. Pasar Lempuyangan
Pasar Lempuyangan memiliki lokasi yang dekat dengan Stasiun Lempuyangan. Kondisi tersebut membuat pasar ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang baru tiba di Jogja melalui stasiun tersebut.
Berbagai makanan tradisional dapat ditemukan di pasar ini. Pilihannya antara lain sate, tongseng, soto, bubur jenang, lupis, dan sejumlah makanan lainnya.
Pasar Lempuyangan juga disebut memiliki kondisi yang bersih sehingga pengunjung dapat lebih nyaman ketika menikmati makanan.
Alamat: Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 06.00-01.00
7. Pasar Pathuk
Pasar Pathuk merupakan salah satu pasar yang berada di sekitar kawasan Malioboro. Lokasinya membuat pasar ini dapat disinggahi wisatawan yang sedang menjelajahi pusat Kota Yogyakarta.
Kuliner yang tersedia cukup beragam, mulai dari bubur jenang, nasi kuning, ayam goreng, hingga gudeg.
Selain makanan yang dapat langsung disantap, pasar ini juga menawarkan berbagai camilan dan jajanan yang dapat dibawa pulang. Bakpia menjadi salah satu pilihan oleh-oleh yang dapat ditemukan di area pasar.
Alamat: Jl. Bhayangkara No.71, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 05.00-15.00
8. Pasar Terban
Pasar Terban dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin mencari kuliner tradisional di luar pasar yang lebih populer. Pilihan makanannya memang tidak sebanyak beberapa pasar lainnya, tetapi tetap menawarkan sejumlah menu yang menarik.
Pengunjung dapat mencicipi gudeg, soto kuah bening, bubur ayam, dan berbagai makanan lainnya.
Kondisi pasar yang bersih juga menjadi salah satu hal yang dapat membuat aktivitas makan dan berkeliling pasar terasa lebih nyaman.
Alamat: Jl. C. Simanjuntak No.21, Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 05.00-22.00
9. Pasar Sentul
Pasar Sentul lebih banyak dikenal oleh masyarakat lokal dibandingkan wisatawan. Pasar ini telah buka sejak pagi buta dan biasanya mulai ramai ketika waktu sarapan.
Pilihan kuliner yang tersedia meliputi gudeg, pecel, siomay, nasi rames, serta berbagai jajanan pasar.
Fasilitas seperti eskalator dan area makan juga tersedia sehingga pengunjung dapat lebih leluasa ketika berbelanja sekaligus menikmati makanan.
Alamat: Jl. Sultan Agung No.52, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 04.00-12.00
10. Pasar Bantul
Pasar Bantul menjadi pilihan lain untuk berburu makanan tradisional dengan beragam pilihan. Pasar yang berada di Kabupaten Bantul ini menyediakan makanan berat hingga jajanan dan minuman.
Beberapa makanan yang dapat ditemukan antara lain pecel, pempek, tongseng, jajanan pasar, serta cendol.
Selain makanan siap santap, tersedia pula berbagai camilan yang dapat dibeli untuk oleh-oleh. Harga makanan di pasar ini juga relatif terjangkau sehingga dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjaga anggaran selama berlibur.
Alamat: Jl. Jend. Sudirman No.108, Kurahan, Bantul, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Jam buka: Setiap hari, 03.30-17.00
Pasar tradisional bisa jadi pilihan wisata kuliner di Jogja
Berburu kuliner di pasar tradisional memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan mengunjungi restoran atau pusat kuliner modern. Wisatawan dapat menemukan makanan khas, jajanan tradisional, hingga menu yang sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat setempat.
Sepuluh pasar tersebut juga memiliki karakter yang berbeda. Pasar Beringharjo dan Pasar Pathuk cocok bagi wisatawan yang ingin menggabungkan kuliner dengan agenda di sekitar Malioboro. Sementara Pasar Lempuyangan dapat menjadi pilihan bagi pelancong yang tiba melalui Stasiun Lempuyangan.
Bagi yang ingin mencari jajanan tradisional yang lebih beragam, Pasar Ngasem, Pasar Kotagede, Pasar Sentul, hingga Pasar Bantul dapat masuk dalam daftar tujuan. Dengan pilihan tersebut, wisata kuliner di Jogja tidak selalu membutuhkan anggaran besar dan dapat sekaligus menjadi cara untuk mengenal kuliner lokal.

