Meski jaringan WiFi telah dilengkapi password, bukan berarti akses dari perangkat asing tidak mungkin terjadi. Perangkat yang sudah pernah mendapatkan password, misalnya, dapat tetap tersambung ke jaringan selama aksesnya belum dicabut.
Selain membuat koneksi terbagi ke lebih banyak perangkat, keberadaan pengguna yang tidak dikenal juga dapat menjadi tanda bahwa akses jaringan perlu diperiksa kembali. Pengguna bisa mengecek daftar perangkat yang tersambung melalui halaman pengaturan router, kemudian memblokir perangkat yang dianggap tidak memiliki izin.
Cara Memblokir Pengguna WiFi yang Tidak Dikenal
Proses pemblokiran pengguna WiFi dapat dilakukan melalui halaman pengaturan router. Secara umum, terdapat dua tahap utama, yaitu memeriksa perangkat yang sedang terhubung dan memblokir perangkat asing yang ditemukan.
Sebelum memulai, pengguna perlu mengetahui alamat IP router serta username dan password untuk masuk ke halaman pengaturannya.
Alamat IP router berbeda-beda tergantung perangkat yang digunakan. Pada router ZTE, misalnya, alamat IP yang digunakan dapat berupa 192.168.1.1. Informasi tersebut biasanya tersedia pada bagian belakang router atau buku panduan perangkat.
Sementara itu, informasi login halaman pengaturan router dapat berbeda pada setiap perangkat. Beberapa kombinasi yang umum digunakan antara lain:
- Username: admin, Password: admin
- Username: user, Password: user
Apabila informasi login tidak diketahui, pengguna dapat menghubungi operator penyedia layanan WiFi untuk mendapatkan informasi yang sesuai.
1. Cek Perangkat yang Terhubung ke WiFi
Langkah pertama adalah mengetahui perangkat apa saja yang sedang menggunakan jaringan WiFi.
Buka browser pada perangkat yang terhubung ke jaringan WiFi, kemudian masukkan alamat IP router pada kolom URL. Setelah halaman pengaturan router terbuka, masukkan username dan password untuk login.
Jika berhasil masuk, pengguna akan melihat berbagai menu konfigurasi router. Cari menu yang menampilkan daftar perangkat yang sedang terhubung. Pada sejumlah router, menu tersebut dapat bernama “WLAN Device List”.
Menu tersebut akan menampilkan perangkat yang mengakses jaringan WiFi. Setiap perangkat biasanya memiliki identitas berupa MAC Address dan IP Address.
Periksa daftar tersebut dan identifikasi apakah terdapat perangkat yang tidak dikenal. Pengguna dapat mencocokkan MAC Address yang tercantum dengan perangkat milik sendiri untuk mengetahui apakah ada perangkat asing yang tersambung.
2. Catat MAC Address Perangkat Asing
Jika menemukan perangkat yang tidak dikenali, catat MAC Address perangkat tersebut.
MAC Address diperlukan untuk menentukan perangkat mana yang akan dibatasi aksesnya melalui pengaturan router. Pastikan alamat tersebut dicatat dengan benar agar perangkat yang diblokir sesuai dengan perangkat yang dimaksud.
3. Buka Pengaturan WLAN
Setelah mengetahui MAC Address perangkat asing, kembali ke halaman pengaturan router.
Cari menu “Local Network”, kemudian pilih bagian “WLAN” atau “WLAN Settings”. Pada beberapa router, pengaturan lanjutan dapat ditemukan melalui menu “WLAN Advanced”.
Nama dan posisi menu dapat berbeda tergantung model serta sistem pengaturan router yang digunakan.
4. Aktifkan Fitur Filter MAC atau Access Control
Selanjutnya, cari pengaturan dengan nama seperti “Filter Mac” atau “Access Control”.
Pada bagian tersebut biasanya tersedia pilihan untuk menentukan perangkat yang diperbolehkan atau dibatasi mengakses jaringan. Pilih mode “Black List” atau “Block” untuk memasukkan perangkat tertentu ke dalam daftar pemblokiran.
Setelah konfigurasi dipilih, tekan “Apply” untuk menerapkan pengaturan.
5. Masukkan MAC Address ke Daftar Blokir
Masukkan MAC Address perangkat asing yang sebelumnya telah dicatat ke kolom Access Control.
Setelah alamat tersebut dimasukkan, pilih “Apply” untuk menyimpan perubahan.
Jika konfigurasi berhasil diterapkan, perangkat dengan MAC Address tersebut akan dibatasi sehingga tidak dapat kembali mengakses jaringan WiFi melalui perangkat yang telah diblokir.
Menu Router Bisa Berbeda-beda
Perlu diperhatikan bahwa nama menu dan lokasi pengaturan pada halaman administrasi router tidak selalu sama. Perbedaan tersebut bergantung pada model dan sistem yang digunakan oleh masing-masing router.
Karena itu, pengguna yang tidak menemukan menu seperti “WLAN Device List”, “Filter Mac”, atau “Access Control” dapat memeriksa buku panduan router atau menghubungi operator penyedia layanan WiFi.
Dengan mengetahui perangkat yang terhubung dan menggunakan fitur pemblokiran berdasarkan MAC Address, pengguna dapat mengendalikan akses ke jaringan WiFi miliknya. Langkah tersebut juga dapat dilakukan ketika ditemukan perangkat asing yang menggunakan jaringan tanpa izin.
Pengecekan daftar perangkat yang terhubung secara berkala juga dapat membantu pengguna mengetahui perangkat apa saja yang sedang menggunakan jaringan, terutama ketika koneksi WiFi tiba-tiba terasa lebih lambat dari biasanya.

